Usia Pasien Kanker di RI Makin Muda, Ini Jenis Terbanyak pada Pria dan Wanita

Selamat datang Iklan Pos di Website Kami!

Jakarta – Usia Pasien Kanker di RI Makin Muda, Ini Jenis Terbanyak pada Pria dan Wanita

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono membenarkan bahwa rata-rata usia terkena kanker semakin muda. Meski tidak merinci perubahan rentang usia yang terkena, Dante mengatakan sekitar seribu kasus kanker dilaporkan setiap hari di Indonesia. TGIPF Sebut Gas Air Mata Jadi Sebab Meninggalnya Ratusan Korban Tragedi Kanjuruhan, Bahayanya Ganggu Kinerja Otak!

“Sehari seribu kasus baru terdiagnosis kanker. Orang dewasa semakin muda,” ujarnya saat ditemui detikcom di RSCM Kiara, Senin (2/5/2024).

Ada berbagai jenis kanker yang kebanyakan menyerang pria atau wanita. Pria dilaporkan menderita kanker paru-paru hingga kanker usus besar.

Sementara itu, perempuan sering ditemukan menderita kanker serviks dan kanker payudara.

“Kanker serviks dan kanker payudara merupakan beberapa masalah kanker, terutama masalah kanker utama pada perempuan, dan pada laki-laki adalah kanker usus besar dan kanker paru-paru,” lanjutnya dalam agenda Kick Off Pelayanan Kanker.

“Kanker merupakan penyakit yang mematikan, data Globocan 2022 mencatat 20 juta kasus kanker baru di seluruh dunia, hampir 10 juta kematian akibat kanker. Di Indonesia sendiri, akan ada lebih dari 400 ribu kasus kanker pada tahun 2022. Dari segi ekonomi, ada kanker. sana. mahal sekali, besar,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan RI menargetkan memiliki rumah sakit induk pelayanan kanker di setiap provinsi yang dapat melakukan radioterapi, bedah kanker stadium lanjut, dan kemoterapi. Usia Pasien Kanker di RI Makin Muda, Ini Jenis Terbanyak pada Pria dan Wanita

Tujuan ini merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan, khususnya transformasi layanan rujukan. Salah satu program dalam transformasi rujukan adalah program pemberdayaan rumah sakit yang bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan layanan rujukan, meningkatkan kapasitas dan mengembangkan sumber daya manusia rumah sakit.

Tujuan dari program ini tidak hanya agar setiap provinsi memiliki satu rumah sakit utama dengan layanan kanker, tetapi juga setiap kabupaten memiliki layanan sekunder. Rumah Sakit Perantara, yaitu rumah sakit yang dapat melakukan operasi dasar tumor dan kemoterapi. Saksikan video “Konflik Pasien Kanker di Gaza” (naf/kna)