Tidak Hanya Otomatiskan Pekerjaan, Kecerdasan Buatan Juga akan Gantikan Peran Manajer

Sugeng rawuh Iklan Pos di Situs Kami!

Republica.CO.ID, Jakarta – Penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan buatan atau yang dikenal dengan kecerdasan buatan dapat meningkatkan produktivitas rata-rata pekerja. Selain itu, terdapat tanda-tanda bahwa kecerdasan buatan tidak hanya akan mengotomatisasi pekerjaan dan menggantikan pekerja manusia, namun juga akan memainkan peran yang lebih besar. Lebih sulit untuk bekerja. Tidak Hanya Otomatiskan Pekerjaan, Kecerdasan Buatan Juga akan Gantikan Peran Manajer

Setelah Siang Tadi, Gempa dari Sesar Garsela Kembali Guncang Bandung dan Garut

Business Insider melaporkan, Selasa (6/2/2024), bahwa Fabian Stefani, yang mempelajari kecerdasan buatan di Oxford Internet Institute, mengatakan kecerdasan buatan memiliki peran yang lebih ambigu di pasar tenaga kerja daripada sekadar mengotomatiskan tugas. .

Stephanie adalah salah satu pakar yang mengatakan kepada Business Insider bahwa AI dapat berdampak pada pekerjaan perusahaan seperti halnya berdampak pada pekerjaan seseorang. Alasannya adalah AI menciptakan keterampilan, bukan metrik, dan merupakan standar yang digunakan para pemimpin di tempat kerja untuk mengevaluasi nilainya.

Stephanie menambahkan bahwa kecerdasan buatan berdampak pada tempat kerja dan keterampilan kerja. “Tujuannya untuk menambah dan mengubah beberapa hal,” tambahnya.

Ravin Jesuthasan, pemimpin global layanan transformasional di perusahaan konsultan Mercer, mengatakan perubahan yang disebabkan oleh kecerdasan buatan bertepatan dengan perubahan yang sedang berlangsung dalam cara perusahaan mendekati kepemimpinan.

“Perusahaan mulai menulis ulang aturan tata kelola, menulis ulang aturan manajemen, dan memberi penghargaan kepada manajer untuk hal-hal yang berbeda,” kata Jesusthasan kepada Business Insider.

Banyaknya angkatan kerja mencerminkan besarnya… Tidak Hanya Otomatiskan Pekerjaan, Kecerdasan Buatan Juga akan Gantikan Peran Manajer