Update iOS 17.3 Amankan Data dalam iPhone dari Jarak Jauh

Iklan Pos, Jakarta – Apple semakin meningkatkan fitur keamanan iPhone dengan pembaruan iOS 17.3. Meski dikatakan aman jika terjadi pencurian dimana pengguna dapat mengunci dan melacak lokasi ponselnya, namun Apple masih berupaya menambahkan lebih banyak fitur keamanan pada iPhone.

Dengan pembaruan iOS 17.3, pengguna mendapatkan sejumlah langkah keamanan baru yang sangat penting dalam menyimpan data ketika iPhone dicuri atau hilang. Hal ini dilatarbelakangi oleh telepon seluler masa kini yang sudah menjadi barang penting bagi manusia.

Segala sesuatu mulai dari informasi kontak hingga kata sandi dan informasi keuangan tetap ada di telepon. Jika ponsel hilang maka pengguna akan mengalami kendala, yang paling menakutkan adalah kebocoran atau pencurian data atau aset keuangan yang ada di ponsel tersebut.

Melihat fenomena tersebut, Apple ingin meningkatkan kepuasan penggunanya dengan menambahkan fitur keamanan. Kutipan dari GIZMOCHINA Jumat 26 Januari 2024 Sebelum pembaruan iOS 17.3, iPhone hanya menggunakan keamanan dasar seperti perlindungan wajah dan sidik jari.

Namun, saat mendapatkan pembaruan iOS 17.3, pengguna mendapatkan perlindungan tambahan dengan jeda satu jam untuk melakukan seluruh perlindungan data dari jarak jauh. Pada beberapa kasus pencurian iPhone, penundaan tersebut dimaksudkan untuk mencegah pencuri melakukan tindakan yang merugikan pengguna.

– Buka pengaturan di iPhone

– Pilih fitur keamanan

– Masukkan kata sandi perangkat Anda.

– Gulir ke bawah dan bagian perlindungan perangkat yang dicuri akan muncul

– Tekan tombol keamanan perangkat, dan fitur keamanan lainnya diaktifkan

Pilihan Redaksi: Gempa bolak-balik mengguncang NTT sebelum mengguncang Lombok dan Bali, ini data BMKG

Kehebatan Lionel Messi sebagai pesepakbola memang sulit dipungkiri. Tahukah Anda lagu apa yang menginspirasi bintang Argentina ini? Baca selengkapnya

Pada tanggal 24 Februari 1955, 69 tahun yang lalu, Steve Jobs lahir. Dia mendirikan Apple dan memimpin revolusi teknologi. Baca selengkapnya

IPad Pro baru diyakini lebih unggul dalam beberapa aspek, seperti lebar fisik dan kemampuan grafis. Baca selengkapnya

Direktur layanan Apple Eddy Cue meminta tim MLS mengikuti langkah Inter Miami yang mendatangkan Lionel Messi. Baca selengkapnya

IPhone juga mencetak rekor baru dengan mendominasi hampir setiap pasar. Baca selengkapnya

Kepada hakim, ALI tidak menyangka temannya Anggi akan mencuri paket Shopee dan menggunakan rekening banknya untuk penipuan karena ia adalah seorang mahasiswa kedokteran. Baca selengkapnya

Ada beberapa rumor tentang modifikasi pengaturan kamera belakang untuk iPhone 16. Apa kabar terbarunya? Baca selengkapnya

Tak hanya iPhone yang diproduksi Apple, banyak sekali produk besutan Apple yang bisa digunakan penggunanya untuk sehari-hari, salah satunya iPad. Baca selengkapnya

Paket Shopee berisi 28 iPhone dikabarkan belum sampai atau pelanggan belum menerima masing-masing struknya karena dibajak oleh Anggi. Baca selengkapnya

Top 3 berita teknologi terkini Minggu pagi 18 Februari 2024 disorot dalam artikel tentang Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi atau Sirekap. Baca selengkapnya

Pengguna Gmail dan Yahoo Diminta untuk Waspada, Ini Penyebabnya

LONDON – Pengguna Gmail dan Yahoo diminta berhati-hati. Hal ini karena peretas mendeteksi dirinya sendiri dengan menggunakan taktik penipuan yang umum, seperti menggunakan salam umum dan mendesak penerima untuk segera mengambil tindakan.

Seperti dilansir Mirror, Minggu (28/1/2024), email ini berasal dari “Royal Mail” dan menyatakan bahwa penerima sedang menunggu paket menunggu pengiriman.

Email tersebut berisi tautan yang mengarahkan penerima ke situs web palsu yang terlihat seperti situs web Royal Mail.

Situs web palsu ini meminta penerimanya memasukkan informasi pribadi, seperti nama, alamat, dan nomor kartu kredit.

Jika Anda menerima email ini, mohon jangan klik tautan apa pun yang ada di dalamnya. Email ini berbahaya dan dapat mencuri informasi pribadi Anda.

Berikut beberapa tanda yang dapat membantu Anda mengidentifikasi email berbahaya:

Email menggunakan salam umum, seperti “Pelanggan yang Terhormat”.

Email meminta Anda untuk segera mengambil tindakan, seperti “Klik di sini sekarang!” atau “Paket

Anda akan mendapatkan pengembalian uang jika Anda tidak mengambil tindakan.

Email tersebut berisi tautan atau lampiran yang tidak Anda kenali.

Jika Anda menerima email dengan tanda-tanda ini, sebaiknya hapus tanpa membukanya.