Warga Antusias Saksikan Ganjar-Mahfud Konvoi Keliling Kota Solo: Salam Metal Pak

SOLO – Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, menggelar konvoi keliling Kota Solo bersama warga dan ratusan Vespa usai hajatan rakyat di Benteng Wastenburg Kota Solo.

Saat terjadi perkelahian, Ganjar yang mengendarai mobil Jeep Willys dengan atap terbuka, bersama istrinya, Siti Atikoh Supriyanti, dan Muhammad Zinedine Alam Ganjar marah-marah.

Mobil yang dikendarai Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Rudy membuat banyak warga berjabat tangan dan berfoto selfie dengan calon presiden 2024 tersebut.

“Salam Tuan Metal. Hidup Ganjar-Mahfud, kata warga Kota Solo kepada Ganjar dan Mahfud MD, Sabtu (10/2/2024).

Diawali salah satu warga memberi hormat logam, Gangar dan Mahfud kemudian membalas hormat logam lainnya dengan senyuman.

Sontak, hal tersebut membuat antusiasme masyarakat semakin tinggi dan rumor Ganzar-Mahfud semakin kencang.

Lalu, akhirnya sampai di tempat makan, Ganjar-Mahfud mengajak warga dan pendukung di sana untuk berkumpul. Setelah itu, Ganjar-Mahfud mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Solo yang menyambutnya dengan silaturahmi dan keramahan yang luar biasa.

“Solo luar biasa,” kata Ganjar.

Sekadar informasi, Ganjar-Mahfud dan rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Semarang untuk kembali menggelar acara Sambutan Rakyat, setelah acara di Solo sukses dengan antusias masyarakat yang turut bergembira.

Film Dirty Vote Bisa Jadi Tontonan Mengedukasi Jelang Pemilu, Ungkap Bentuk-Bentuk Kecurangan

JAKARTA – Film “Dirty Vote” akan menjadi tayangan refleksi di masa tenang pemilu dan diharapkan dapat mengedukasi masyarakat sebelum masa kritis menjelang Hari Pemilihan Umum (Pemilu).

“Ada kalanya kita mendukung calon presiden dan wakil presiden. Tapi hari ini, saya ingin mengajak semua orang melihat film ini sebagai warga negara,” kata sutradara Dirty Vote Dandy Doi Lacsono.

Jelang pemungutan suara pada 14 Februari, Koalisi Masyarakat Sipil merilis film dokumenter tentang rancangan kecurangan pemilu melalui film dokumenter bertajuk “Dirty Vote.”

“Dirty Vote” akan disiarkan mulai hari ini dengan kecepatan 11.11, 11 Februari, hari pertama masa tenang pemilu, dan akan disiarkan pada pukul 11.00 WIB di channel YouTube.

Dirty Vote justru merupakan film dokumenter penjelasan yang dihadirkan oleh tiga ahli konstitusi yang hadir dalam film ini. Mereka adalah Zainel Arefin Muchter, Bivitri Susanti, dan Fari Amsari.

Ketiganya menjelaskan bagaimana berbagai instrumen kekuasaan digunakan untuk memenangkan pemilu, meski prosesnya gagal dan merugikan tatanan demokrasi.

Penggunaan kekuatan yang kuat dengan infrastruktur yang memadai untuk mempertahankan status quo tanpa malu-malu ditampilkan di depan publik. Tentu saja penjelasan ketiga ahli hukum ini berdasarkan sejumlah fakta dan data. Bentuk-bentuk kecurangan dijelaskan melalui analisis konstitusi.

Pada dasarnya, menurut Bivitri Susanti, film tersebut merupakan catatan sejarah runtuhnya demokrasi di negeri ini, ketika kekuasaan secara terang-terangan disalahgunakan oleh orang-orang yang dipilih melalui demokrasi itu sendiri.

“Ini menyangkut dua hal. Pertama, tentang demokrasi, yang tidak bisa diartikan hanya sekedar menyelenggarakan pemilu, tapi bagaimana pemilu itu diselenggarakan. dilakukan secara adil dan sesuai dengan nilai-nilai Konstitusi.