Makin Mudah Mengelola Bisnis dengan Supply Chain Management QLola by BRI

Iklan Pos, JAKARTA – Kebutuhan akan proses manajemen rantai pasokan perusahaan kini semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi.

Untuk memberikan kemudahan tersebut, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menghadirkan teknologi Fitur Supply Chain Management melalui QLola BRI.

BACA JUGA: Strategi BRI Pertumbuhan Berkelanjutan, Target Kredit 11-12 Persen pada 2024

Fitur Supply Chain Management ini dapat diakses dengan mudah oleh BRI dengan sekali login melalui QLola.

Layanan ini merupakan bagian dari ekosistem QLola oleh BRI dan merupakan platform terintegrasi untuk membantu perusahaan mengelola seluruh proses rantai pasokan faktur secara efektif.

BACA JUGA: Hive Five dan BRI Dukung UMKM berinovasi

Lalu apa itu QLola Supply Chain Management BRI? Apa peran dan manfaat kepemilikan segmen pelanggan?

Baca deskripsi lengkap Fitur Manajemen Rantai Pasokan:

BACA JUGA: BRI berharap ORI025 laris manis

Temukan QLola Supply Chain Management dari BRI

Manajemen rantai pasokan (SCM) merupakan proses yang sangat penting dalam sebuah bisnis.

Proses ini melibatkan perencanaan, pengorganisasian dan penjadwalan aliran produk mulai dari pembelian hingga distribusi dan, pada tahap akhir, hingga ke konsumen. Ekspansi bisnis paling baik dilakukan dengan penataan produk dan pemrosesan masuk yang tepat.

Oleh karena itu, salah satu kunci untuk memastikan proses rantai pasok bisnis dapat berjalan dengan baik adalah perlunya kemampuan finansial yang dapat mendukung operasional perusahaan secara efektif. Hal inilah yang ditawarkan BRI kepada BRI dengan produk inovatifnya berupa Integrated Enterprise Solution atau QLola.

Platform ini hadir dengan fitur-fitur canggih, termasuk fitur Supply Chain Management yang dapat digunakan untuk membantu pelanggan mengelola proses rantai pasokan bisnisnya secara efisien. Supply Chain Management di QLola by BRI merupakan fitur invoice yang memenuhi kebutuhan supply chain dan mengelola invoice pelanggan korporat secara online. Selain itu, fitur ini juga menyediakan layanan pembayaran cepat dan terjadwal serta menawarkan fitur pelacakan dan pelaporan invoice yang akan memudahkan pelanggan dalam melacak tagihannya.

Fitur utama QLola dari BRI Supply Chain Management

Guna memberikan layanan bagi bisnis nasabah dan mengefektifkan proses supply chain, terdapat beberapa fitur utama yang dapat diakses melalui BRI Supply Chain Management di QLola, antara lain sebagai berikut.

1. Pelacakan Inventaris Waktu Nyata

Fitur ini membantu melacak invoice secara langsung sehingga mengurangi risiko data invoice yang tidak lengkap atau salah.

2. Platform Kolaborasi Pemasok

Fitur ini memungkinkan pelanggan berkolaborasi dengan pemasok, berbagi informasi secara real time, dan mengelola pesanan bersama.

3. Keterlacakan dari ujung ke ujung

Fitur ini memudahkan pelanggan untuk melacak transaksi hingga ke pihak pelanggan.

4. Integrasi penagihan dan pembayaran

Fitur ini membantu mempercepat proses pembayaran, mengurangi risiko keterlambatan pembayaran dan meningkatkan pengelolaan kas.

Metode pembayaran tersedia di QLola by BRI Supply Chain Management

Supply Chain Management QLola by BRI juga menyediakan beragam metode pembayaran untuk memudahkan nasabah dalam mengelola bisnisnya, antara lain:

1. Hutang Usaha SCF

SCF Account Payable adalah metode pemotongan pembayaran keuntungan penyelesaian pekerjaan dari fasilitas Anchor (Pelanggan) berdasarkan invoice.

2. Piutang SCF

SCF Account Receivable adalah metode penagihan yang diberikan kepada fasilitas Anchor (Vendor) atas pencapaian dalam penyelesaian pekerjaan atau penjualan barang/produk.

3. Pembiayaan Penjual

Vendor Financing adalah suatu pengaturan yang memberikan diskon fasilitas modal kerja vendor/supplier untuk perolehan penyelesaian pekerjaan berdasarkan invoice yang telah disetujui.

4. Pembiayaan Distributor

Distributor Financing adalah suatu metode penagihan invoice atas pembayaran produk/barang dari Anchor (Penjual) yang dijamin dengan fasilitas modal kerja distributor/pelanggan.

5. Kumpulkan keuangan

Pembiayaan Bersama (Joint Financing) adalah metode pendiskontoan tagihan penyelesaian pekerjaan atau penjualan barang/produk; Di sini waktu pemuatan dapat diatur secara fleksibel sebelum jatuh tempo invoice.

6. Manfaat Supply Chain Management QLola dari BRI

Fitur Supply Chain Management pada platform QLola by BRI memberikan manfaat utama sebagai berikut.

7. Optimalisasi Proses Rantai Pasokan

Tingkatkan efisiensi operasional dengan pemantauan dan analisis berkelanjutan.

8. Mengurangi Biaya Operasional

Optimalkan sepenuhnya rantai pasokan untuk mengurangi biaya produksi dan distribusi.

Ketersediaan QLola BRI menjadi solusi bagi perusahaan untuk mengoptimalkan rantai pasoknya secara maksimal, meningkatkan efisiensi dan mengefektifkan pengelolaan kas.(jpnn)

Berdaya Bersama BRInita: Kelompok PKK Rawa Barat Sukses Budi Daya Hidroponik dan Ikan Nila

Iklan Pos, Jakarta Di tengah kompleksnya tantangan ketahanan pangan, upaya untuk mendorong pertanian berkelanjutan menjadi semakin mendesak. Namun di tengah lautan es dan populasi, pertumbuhan metode pertanian ini juga memiliki banyak tantangan.

Namun, bukan berarti hal ini merupakan tantangan yang tidak dapat diatasi. Memang, di tengah kesulitan tersebut, lahirlah kreativitas, inovasi dan kolaborasi dalam penciptaan solusi berkelanjutan.

Menarik sekali cerita yang bisa dipetik dari Organisasi PKK di kawasan RW 02, Kecamatan Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Para perempuan di sana berhasil menciptakan lingkungan yang baik dan memperkuat masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

Pasalnya, berkat dukungan BRI Peduli Pertanian di Kota atau program BRINita Kanwil BRI Jakarta II, PKK Rawa Barat berhasil memanfaatkan lahan sempit tersebut dengan membudidayakan tanaman air dan ikan nila.

Meski berada di wilayah terbatas, namun hal itu tidak menjadi kendala. Lahan yang ada seperti pekarangan pemukiman dimanfaatkan untuk menanam tanaman hidroponik sehingga menjadikan lingkungan menjadi lebih baik.

Apalagi hasil panen berbagai sayuran seperti kangkung, sawi, dan nanas dimanfaatkan untuk kebutuhan warga. Salah satu warga, Hj. Diakui Eni, dukungan BRI banyak membantunya dalam menanam tanaman hidroponik di wilayahnya.

“Jadi kalau panen kita bersama-sama, hasilnya kita bagikan kepada warga sekitar ini.” Ada di antara kami yang kadang makan bersama,” kata Hj Eni.

Bukan untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar, Hasana yang juga tergabung dalam kelompok tani ini mengatakan, sayuran hidroponik bisa dijual.

Nanti keuntungannya masuk ke dana PKK RW, dana PKK Kelurahan sehingga bisa menambah penghasilan, ujarnya.

Selain industri budidaya perikanan, BRI juga membantu program budidaya ikan nila untuk PKK RW 02. Hasil ikan ini juga dinikmati masyarakat sekitar atau diolah dan dijual melalui pempek dan bakso ikan.

“Ikan nila kami olah menjadi pempek. Nanti kami juga akan menyediakan pangsit dan makanan ringan untuk anak-anak seperti kacang. “Kemudian setelah diolah dan diproduksi, kami sekeluarga bisa menyantap ikan nila segar ini,” kata Dyah Utari.

“Manfaat yang kami peroleh dari budidaya ini, pertama-tama dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga kami. Kedua, meningkatkan kualitas gizi seluruh anak dan keluarga kita, ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Direktur BRI Catur Budi Harto menyatakan BRI terus mengukuhkan niatnya untuk menjaga lingkungan dan masyarakat dengan menyalurkan program-program yang dapat mendorong perbaikan lingkungan.

“Proyek BRInita merupakan salah satu wujud nyata komitmen BRI dalam menjaga lingkungan hidup di jantung kota yang memanfaatkan lahan sempit di kawasan padat penduduk,” ujarnya.

“Program ini tidak hanya ada di satu titik saja, namun sudah ada di 21 titik di Indonesia. Ini merupakan bukti nyata komitmen BRI dalam berperan tidak hanya memberikan nilai ekonomi, namun sekaligus BRI menciptakan nilai sosial bagi masyarakat. orang Indonesia. orang,” kata Catur.

(*)

BRI Targetkan Penyaluran 20.000 Unit KPR FLPP di 2024, Simak Persyaratannya!

JAKARTA, Iklan Pos – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berkomitmen memberikan fasilitas pembiayaan kepada nasabahnya berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan Sejahtera (FLPP).

Pasalnya, permintaan terhadap properti baik berupa rumah maupun apartemen semakin meningkat, termasuk di kalangan generasi muda.

Melihat situasi tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen kembali menawarkan kepada nasabahnya lini pembiayaan berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Sejahtera.

Baca Juga: Akhir Pekan Ini, Megawati CS Berpeluang Menang, Seiring Makin sengitnya Perebutan Juara III Liga Voli Wanita Korea.

Terkait hal tersebut, Handayani, Manajer Bisnis Konsumer BRI, mengungkapkan BRI berkomitmen menerbitkan 20.000 unit KPR FLPP pada tahun 2024.

Hal ini didasari oleh tren permintaan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang terus meningkat terhadap perumahan terjangkau melalui penerapan Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SIKASEP) Kementerian PUPR.

“Kalau kita analisa potensi permohonan SIKASEP terkait kebutuhan MBR terhadap perumahan bersubsidi FLPP, masih bisa diproses lebih dari 18.000 kredit.”

Baca juga: Game Minecraft 2024 Makin Seru Begini Cara Membangun Pelabuhan Belanda Tanpa Diamond

“Hal ini juga menunjukkan bahwa permintaan terhadap rumah bersubsidi masih tetap tinggi meskipun terjadi kenaikan harga rumah bersubsidi KPR,” kata Handayani.

Meski demikian, Handayani menyadari besarnya tantangan ke depan seiring dengan pasokan perumahan bersubsidi yang dibangun/dijual oleh pengembang.

Oleh karena itu, BRI akan terus berupaya untuk melayani proses kredit secara cepat dan hati-hati, serta memperhatikan kualitas perumahan, sehingga menguntungkan dan memuaskan MBR.

Baca juga: Proses Pemungutan Suara Pemilu 2024 dan 5 Warna Pengakuan Suara

Selama ini BRI menyalurkan KPR bersubsidi kepada rumah tangga pemilik tanah, namun BRI akan tetap memberikan pencairan kepada rumah tangga dengan lebih selektif dan hati-hati dalam melakukan analisa kredit.

Muncul Modus Penipuan File APK Jelang Pemilu, BRI Beberkan Cara Antisipasinya

REPUBLIKA.CO. Misalnya menjelang pemilu (Pemilu) 2024, penipu punya cara baru, yakni menyebarkan undangan pemilu dalam bentuk file apk.

Terkait pendekatan baru ini, BRI terus mengedepankan edukasi dan langkah-langkah praktis agar tidak menjadi korban penipuan. Salah satunya adalah kampanye #BilangAjaGak untuk menolak segala bentuk penipuan bank atau kejahatan siber.

Terkait permasalahan tersebut, Manajer Jaringan dan Layanan BRI Andrijanto juga menegaskan agar nasabah tetap waspada jika ada nomor tak dikenal yang mengirimkan SMS dengan nama akhiran .apk, khususnya atas nama BRI. “BRI tidak pernah membuka saluran dialog. “BRI sebagai bank yang sangat peduli terhadap segala kejahatan perbankan senantiasa mengimbau dan mengedukasi nasabah agar lebih waspada dan waspada terhadap berbagai bentuk penipuan,” ujarnya.

File APK dengan nama Undangan Pemilu atau PPS Pemilu 2024 kini banyak disebarkan kepada para korban penipuan. Di sisi lain, penipu masih memanfaatkan ketidakpedulian korban dengan cara-cara kolot, seperti mengirimkan undangan pernikahan dan photo card melalui SMS atau WhatsApp. File apk tersebut merupakan program berbahaya karena mengandung malware dan ketika korban mengkliknya, pelaku akan mendapatkan informasi pribadi korban karena penyalahgunaan.

Andrijanto mengatakan melalui kampanye yang dicanangkan BRI, kami berharap kampanye dan masyarakat semakin meningkat, terutama dalam mengetahui cara dan cara kerja tindak pidana konstruksi (Soceng). Berikut ini berbagai jenis penipuan digital yang tersebar luas dan dapat merugikan masyarakat:

1. Undangan Pernikahan Digital

2. Pemberitahuan penutupan rekening

3. Informasi penagihan BPJS

4. Foto paket dari kamera

5. Surat Pemberitahuan Wajib Pajak

6. Surat tiket atau blanko

7. Pemberitahuan biaya SPT

8. Komisi Pemilihan Umum (PPS).

9. Undangan Pemilihan

Dengan menjaga kerahasiaan informasi dan berhati-hati dalam menerima pesan, maka akan lebih mudah untuk menghindari cara-cara penipuan. BRI akan terus melakukan edukasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk mewaspadai teknik penipuan.

Tentang cara mendeteksi penipuan menggunakan Social Engineering (Soceng):

– Hati-hati jika pesan dari nomor tak dikenal berisi string/file berformat APK

– Identifikasi file yang dilampirkan pada iklan/iklan yang berbahaya dan membuat Anda takut

– Jangan asal klik link untuk mengirim/mengajukan

– Setelah Anda klik dan install file tersebut, segera matikan data seluler dan WIFI pada perangkat

– Hapus data aplikasi dan cache

– Unduh aplikasinya

– Ubah nama pengguna, PIN, dan kata sandi mobile banking Anda termasuk alamat email Anda.