Musim Hujan Jadi Ancaman Daya Tahan Tubuh, Antisipasi dengan 5 Cara Ini Bro & Sis

Iklan Pos, Jakarta Memasuki musim hujan, membawa payung dan jas hujan saja tidak cukup, Anda perlu mempersiapkan mental dan fisik agar daya tahan tubuh tidak melemah. Sebab, penurunan imunitas bisa membuat tubuh rentan terserang virus dan penyakit. Bagi Anda yang memiliki riwayat alergi, daya tahan tubuh akan terpuruk saat musim hujan.

Setelah melewati musim kemarau panjang, datangnya musim hujan yang dianggap membawa berkah justru membawa banyak gangguan kesehatan seperti flu, batuk, demam, diare serta ancaman virus, bakteri, dan parasit atau jamur. Oleh karena itu, kesadaran menjaga daya tahan tubuh sangatlah penting agar tubuh mendapat pertahanan untuk melawan hal-hal berbahaya yang masuk ke dalam tubuh secara langsung maupun tidak langsung.

1. Makan sarapan yang sehat

Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Kebiasaan yang baik adalah dengan rutin sarapan. Sangat disayangkan banyak orang yang melewatkan sarapan karena kesibukan. Sarapan merupakan kunci penting dalam memberikan energi untuk beraktivitas seharian. Mengonsumsi protein, karbohidrat, vitamin dan mineral sangat baik untuk ketahanan tubuh. Diperkirakan paling baik menghadapi kondisi hujan di pagi hari.

Kebanyakan dari kita membutuhkan sekitar 7-8 jam tidur per hari agar tubuh kita dapat berfungsi dengan baik. Kurang tidur menyebabkan tubuh mudah lelah, kurang konsentrasi, dan melemahnya imunitas. Tentu bukan ide yang baik untuk berkendara dalam kondisi hujan tanpa istirahat yang cukup untuk tubuh Anda. Sementara itu, tidur yang berkualitas dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan konsentrasi, dan menjaga tubuh tetap bugar. Meski harus menghadapi kemacetan di tengah hujan, tubuh lebih siap.

3. Pilihan pakaian

Sangat penting untuk menjaga tubuh tetap hangat dan nyaman saat musim hujan. Tantangan musim hujan tidak hanya terjadi di luar, namun juga di dalam kantor. Anda pasti pernah merasakan saat hujan, suhu di dalam kantor terasa lebih dingin dari biasanya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki jaket, syal, dan sepatu tahan air agar tubuh tetap nyaman.

Siapa yang suka minum es kopi susu, es teh atau minuman dingin lainnya? Kurang di musim hujan ini. Air es atau minuman dingin memang selalu terkesan menggiurkan, namun suhu dingin air es dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga mengurangi aliran darah yang pada akhirnya mengganggu sistem kekebalan tubuh. Konsumsi minuman dingin atau air es secara berlebihan saat cuaca dingin akibat hujan jelas bukan pilihan yang baik.

5. Konsumsi vitamin C

Selain dengan mengonsumsi makanan sehat, sarapan pagi, tidur yang cukup, menjaga suhu tubuh tetap nyaman dan hangat, ketahanan atau imunitas tubuh dapat dipastikan dengan mengonsumsi vitamin. Salah satu jenis vitamin sistem kekebalan tubuh yang sangat penting adalah vitamin C.

Vitamin C mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas, membuat Anda kuat dan sehat. Vitamin C berperan penting dalam menjaga tulang, otot, dan pembuluh darah. Sayangnya, tubuh tidak bisa memproduksi vitamin C sendiri, sehingga Anda perlu mengonsumsi makanan sehat dan bergizi yang kaya akan vitamin C. Selain itu vitamin C juga bisa Anda dapatkan dari suplemen.

Untuk suplemen vitamin C Anda bisa memilih HEMAVITON C1000 TOTAL CARE. Mengandung 1000mg Vitamin C dalam bentuk buffered yang kurang asam sehingga lebih nyaman di perut. Selain itu juga mengandung vitamin D3 untuk mengaktifkan fungsi sel imun yang berperan penting dalam menjaga kekebalan tubuh, dan zinc untuk membantu pembentukan antibodi. HEMAVITON C1000 TOTAL CARE memiliki pilihan rasa jeruk dan lemon yang menyegarkan dan nikmat. Juga rendah gula, rendah kalori dan mengandung pemanis alami stevia, serta varian kolagen yang berasal dari kolagen ikan yang juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit.

Nah, itulah beberapa tips dan cara jitu menjaga energi tubuh di tengah tantangan musim hujan dan cuaca dingin. HemaViton C1000 TOTAL CARE Siap Tingkatkan Imunitas dan Tetap Bugar, Sekarang! Temukan produk di Indomaret, Alfamart dan Alfamidi atau Tempo Store Official dengan brand favoritmu saat ini!

Untuk informasi lebih lengkap, klik di sini.

(*)

Berdaya Bersama BRInita: Kelompok PKK Rawa Barat Sukses Budi Daya Hidroponik dan Ikan Nila

Iklan Pos, Jakarta Di tengah kompleksnya tantangan ketahanan pangan, upaya untuk mendorong pertanian berkelanjutan menjadi semakin mendesak. Namun di tengah lautan es dan populasi, pertumbuhan metode pertanian ini juga memiliki banyak tantangan.

Namun, bukan berarti hal ini merupakan tantangan yang tidak dapat diatasi. Memang, di tengah kesulitan tersebut, lahirlah kreativitas, inovasi dan kolaborasi dalam penciptaan solusi berkelanjutan.

Menarik sekali cerita yang bisa dipetik dari Organisasi PKK di kawasan RW 02, Kecamatan Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Para perempuan di sana berhasil menciptakan lingkungan yang baik dan memperkuat masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

Pasalnya, berkat dukungan BRI Peduli Pertanian di Kota atau program BRINita Kanwil BRI Jakarta II, PKK Rawa Barat berhasil memanfaatkan lahan sempit tersebut dengan membudidayakan tanaman air dan ikan nila.

Meski berada di wilayah terbatas, namun hal itu tidak menjadi kendala. Lahan yang ada seperti pekarangan pemukiman dimanfaatkan untuk menanam tanaman hidroponik sehingga menjadikan lingkungan menjadi lebih baik.

Apalagi hasil panen berbagai sayuran seperti kangkung, sawi, dan nanas dimanfaatkan untuk kebutuhan warga. Salah satu warga, Hj. Diakui Eni, dukungan BRI banyak membantunya dalam menanam tanaman hidroponik di wilayahnya.

“Jadi kalau panen kita bersama-sama, hasilnya kita bagikan kepada warga sekitar ini.” Ada di antara kami yang kadang makan bersama,” kata Hj Eni.

Bukan untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar, Hasana yang juga tergabung dalam kelompok tani ini mengatakan, sayuran hidroponik bisa dijual.

Nanti keuntungannya masuk ke dana PKK RW, dana PKK Kelurahan sehingga bisa menambah penghasilan, ujarnya.

Selain industri budidaya perikanan, BRI juga membantu program budidaya ikan nila untuk PKK RW 02. Hasil ikan ini juga dinikmati masyarakat sekitar atau diolah dan dijual melalui pempek dan bakso ikan.

“Ikan nila kami olah menjadi pempek. Nanti kami juga akan menyediakan pangsit dan makanan ringan untuk anak-anak seperti kacang. “Kemudian setelah diolah dan diproduksi, kami sekeluarga bisa menyantap ikan nila segar ini,” kata Dyah Utari.

“Manfaat yang kami peroleh dari budidaya ini, pertama-tama dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga kami. Kedua, meningkatkan kualitas gizi seluruh anak dan keluarga kita, ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Direktur BRI Catur Budi Harto menyatakan BRI terus mengukuhkan niatnya untuk menjaga lingkungan dan masyarakat dengan menyalurkan program-program yang dapat mendorong perbaikan lingkungan.

“Proyek BRInita merupakan salah satu wujud nyata komitmen BRI dalam menjaga lingkungan hidup di jantung kota yang memanfaatkan lahan sempit di kawasan padat penduduk,” ujarnya.

“Program ini tidak hanya ada di satu titik saja, namun sudah ada di 21 titik di Indonesia. Ini merupakan bukti nyata komitmen BRI dalam berperan tidak hanya memberikan nilai ekonomi, namun sekaligus BRI menciptakan nilai sosial bagi masyarakat. orang Indonesia. orang,” kata Catur.

(*)