Suku Bunga Kredit Mulai Naik Imbas Kenaikan BI7DRR

Sugeng rawuh Iklan Pos di Situs Kami!

Iklan Pos – Suku bunga kredit perbankan meningkat karena kenaikan suku bunga dasar atau BI 7-day reverse repo rate (BI7DRR). Selama dua bulan terakhir, Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin menjadi 4,75%. Suku Bunga Kredit Mulai Naik Imbas Kenaikan BI7DRR

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kenaikan suku bunga perbankan, suku bunga dana, dan suku bunga kredit lebih terbatas. Pertamina: Peringkat BBB Stabil Ini akan Bantu Jaga Tingkat Kepercayaan Investor

“Hal ini sejalan dengan longgarnya likuiditas yang meningkatkan efek histeresis (hysteresis effect) transmisi suku bunga kebijakan ke suku bunga pendanaan dan suku bunga kredit,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (20/10/2022).

Sementara suku bunga Indonesia naik 102 basis poin menjadi 3,82% pada 19 Oktober 2022 dibandingkan akhir Juli 2022.

“Hal ini sejalan dengan peningkatan BI7DRR dan penguatan strategi operasi moneter Bank Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, imbal hasil SBN jangka pendek meningkat sebesar 114 basis poin, sedangkan imbal hasil SBN jangka panjang relatif stabil.

Sebelumnya, BI kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7-day reverse repurchase rate sebesar 50 basis poin menjadi 4,75%. Keputusan tersebut diambil usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Oktober 2022.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan pada konferensi pers di Jakarta: “Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG) memutuskan pada rapat yang diadakan pada tanggal 19 hingga 20 Oktober 2022 untuk menaikkan suku bunga pembelian kembali terbalik 7 hari Bank Indonesia (BI7DRR) .Naik menjadi 4,75%” Kamis, hal yang harus dilakukan. ” 20 Oktober 2022). Suku Bunga Kredit Mulai Naik Imbas Kenaikan BI7DRR

Dalam RDG tersebut, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility menjadi 4%, kata Perry. Suku bunga fasilitas pinjaman juga dinaikkan menjadi 5,5%.