Pilu Anak 6 Tahun Tewas di Gaza, Tim Medis Penyelamat Dibunuh Tentara Israel

Wecome Iklan Pos di Portal Ini!

Jakarta – Pilu Anak 6 Tahun Tewas di Gaza, Tim Medis Penyelamat Dibunuh Tentara Israel

Seorang gadis bernama Hind Rajab (6 tahun), yang dilaporkan hilang di Gaza enam bulan lalu, ditemukan tewas. Ia meninggal bersama beberapa kerabat dan dua petugas medis yang berusaha menyelamatkannya.

Mereka tewas setelah diserang tank Israel. Saat itu, Rajab sedang berada di dalam mobil meninggalkan kota bersama bibi, paman, dan tiga sepupunya. Andien: Perempuan Sehat Lahirkan Generasi Sehat

Rekaman audio percakapan antara Rajab dan operator ambulans mengungkapkan bahwa bocah tersebut adalah satu-satunya yang selamat dan masih hidup di dalam mobil ketika serangan itu terjadi. Dia bersembunyi dari tentara Israel di antara mayat kerabatnya yang telah meninggal.

Akhirnya, panggilan itu terputus oleh tembakan.

Personil medis dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) berhasil mencapai daerah yang sebelumnya ditutup sebagai zona perang pada hari Sabtu.

Saat mobil yang ditumpangi Rajab ditemukan, kondisinya sangat serius. Kaca depan dan dashboard hancur berkeping-keping dengan banyak lubang peluru.

Dua orang dari tim penyelamat yang datang untuk membantu Rajab juga tidak seberuntung itu. Israel kembali menyerang ambulans yang dibawa Yusuf Al-Zeino dan Ahmed Al-Madhoun dalam upaya menyelamatkan Rajab. Keduanya tewas dalam serangan itu.

PRCS menuduh Israel sengaja menargetkan ambulans yang membawa Yusuf dan Ahmed ketika ambulans itu tiba di lokasi kejadian pada 29 Januari.

“Israel sengaja menargetkan pekerja Bulan Sabit Merah, meski sebelumnya telah mengatur ambulans tiba di lokasi kejadian untuk menyelamatkan Hind Rajab,” kata PRCS seperti dikutip BBC, Minggu (2/11/2024).

PRCS mengatakan butuh beberapa jam untuk mengoordinasikan akses dengan tentara Israel. Langkah ini seharusnya diambil sebelum mengirimkan ambulans untuk menyelamatkan Rajab. Pilu Anak 6 Tahun Tewas di Gaza, Tim Medis Penyelamat Dibunuh Tentara Israel

“Kami sudah dapat koordinasi, sudah lampu hijau. Ketika kami tiba, (kru) memastikan bahwa mereka telah melihat mobil yang ditumpangi Hind dan telah melihatnya. Hal terakhir yang kami dengar adalah suara tembakan,” kata juru bicara PRCS. bodoh. Farsakh.

Ibu Rajab, Wisam, mengatakan dia sedang menantikan kedatangan putranya saat itu. Dia tinggal di rumah sakit dan menunggu kabar tentang putrinya.

“Bagi setiap orang yang mendengar suara saya dan suara permohonan putri saya, tetapi tidak menyelamatkannya, saya akan memohon kepada Anda di hadapan Tuhan pada hari kiamat,” tandasnya. Saksikan video “Situasi Gaza: jenazah menumpuk, ambulans tak mampu menjangkau korban” (avk/kna)