Penyebab Seseorang Memiliki Mata Melotot

Mata yang menonjol atau proptosis okular tidak mudah dicapai. Apalagi jika pembengkakan terjadi bersamaan pada kedua mata secara perlahan. Bahkan, gejala bola mata melotot mungkin menunjukkan kondisi kesehatan di tubuh Anda.

Lantas kondisi kesehatan apa yang membuat seseorang memiliki mata melotot (proptosis)?

4 menyebabkan seseorang memiliki mata melotot

Mata yang tampak mempesona atau ekspresi wajah yang tampak marah adalah keluhan yang sering terdengar pada orang yang memiliki kondisi mata atau penyakit mata yang menonjol.

Namun, perubahan ekspresi wajah sebenarnya hanya sebagian kecil dari masalah. Karena, penonjolan bola mata ini sebenarnya dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang lebih serius daripada masalah ekspresi wajah yang sederhana. Kehilangan penglihatan bisa menjadi salah satu risiko yang harus Anda perhatikan.

Untuk mengetahui cara yang tepat untuk mengelolanya, Anda harus terlebih dahulu menemukan penyebabnya. Berikut adalah 4 penyebab yang harus diperhatikan.

1. Penyakit Grave
menyebabkan mata menonjol
Penyebab pembengkakan mata bisa disebabkan oleh penyakit Graves. Penyakit ini adalah penyakit yang menyerang kelenjar tiroid karena sistem kekebalan tubuh yang memberontak terhadap dirinya sendiri.

Proptosis okular akibat gangguan hormon tiroid juga disebut exophthalmos / exophthalmos.

Selain menyerang kelenjar tiroid, sistem kekebalan tubuh juga menyerang daerah lemak dan otot di belakang bola mata. Akibatnya, ada pembesaran di kedua jaringan dan menonjol mata.

Secara umum, proyek dua bola mata secara bersamaan disertai dengan tanda-tanda lain, seperti:

Mata merah
Kesulitan menutup kelopak mata sepenuhnya
Dalam kasus yang parah, kehilangan penglihatan akut
Untuk mengatasi exophthalmos karena penyakit Graves, perawatan biasanya dilakukan berdasarkan tingkat keparahan penyakit.

Perawatan biasanya dimulai dengan yang paling ringan, yaitu memberikan air mata buatan untuk operasi untuk mengurangi tekanan lemak dan otot-otot di saraf bola mata.

2. Tumor ganas atau jinak
kanker dan kanker
Ada berbagai jenis tumor yang bisa menyebabkan mata melotot. Penonjolan umumnya terjadi pada satu mata secara perlahan. Beberapa kanker ini termasuk:

Hemangioma. Tumor jinak dibentuk oleh jaringan pembuluh darah. Tes tambahan seperti USG atau CT scan diperlukan untuk menentukan ukuran tumor.
Leukemia mieloid akut. Kanker darah itu dapat menyebabkan penonjolan pada satu atau kedua bola mata karena sel kanker, pendarahan di belakang bola mata atau penyumbatan aliran darah vena. Penatalaksanaan dilakukan dengan mengatasi leukemia melalui kemoterapi.
Retinoblastoma. Kanker mata sering ditemukan pada anak-anak dengan gejala awal putih di area mata hitam (pupil). Proptosis bola mata adalah tanda yang muncul kemudian dan umumnya memiliki tingkat kesembuhan yang lebih rendah.
3. Selulit orbita
bintik-bintik merah di mata
Selulitis orbital adalah peradangan yang terjadi di bola mata dan di organ-organ di sekitar mata. Kondisi ini sering disebabkan oleh infeksi bakteri.

Selain mata yang menonjol, gejala lain biasanya berupa kemerahan pada kelopak mata, masalah penglihatan yang cukup drastis dan rasa sakit yang hebat.

Manipulasi harus dilakukan sesegera mungkin dengan menyuntikkan antibiotik untuk mencegah kerusakan permanen pada penglihatan dan kemungkinan kematian.

4. Dampaknya pada mata
Sapuan atau pukulan ke area mata dapat menyebabkan pembengkakan otot bola mata, pendarahan di belakang bola mata, atau patah tulang yang mendukung bola mata. Ini akan menyebabkan bola mata membengkak.

Untuk mengetahui penyebab pastinya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter spesialis mata. Tidak perlu menunggu sampai munculnya proptosis mata yang parah, pemeriksaan rutin juga dapat membuat Anda meramalkan kemungkinan yang bisa terjadi.

Baca Juga :