Mengatasi Pilek Pada Bayi

Pilek pada bayi ditandai dengan keluarnya lendir atau cairan bening dari hidung, yang dapat berubah menjadi kekuningan atau kehijauan setelah seminggu. Mungkin disertai dengan batuk atau demam ringan. Bayi biasanya tetap ingin makan atau bermain secara normal.

Tindakan itu bisa dilakukan di rumah.

Sekresi lendir saat pilek, pada kenyataannya, merupakan cara untuk menghilangkan kuman dari tubuh. Namun, jika ada terlalu banyak ingus yang keluar dari hidung, itu dapat mengganggu pernapasan bayi.

Berikut adalah beberapa cara untuk meredakan gejala pilek pada bayi yang dapat dilakukan orang tua di rumah:

  • Tempatkan bayi di kamar tanpa AC untuk mengurangi kemacetan. Jika bayi merasa lebih nyaman di ruangan ber-AC, gunakan pelembab udara atau gunakan air panas. Anda bisa menambahkan minyak esensial seperti mentol.
  • Jika rasa dingin pada bayi sangat mengganggu, encerkan lendir dengan air garam yang menetes di ujung lubang hidung bayi. Lalu, gunakan lendir bayi untuk membersihkan hidung.
  • Ketuk punggung bayi dengan lembut untuk membantu meringankan isinya yang tersumbat. Baringkan bayi menghadap ke bawah berlutut atau biarkan bayi duduk di pangkuannya dengan posisi condong ke depan.
  • Untuk menghindari iritasi, Anda bisa menggunakan Vaseline di bagian luar lubang hidung.
    Bersihkan cairan hidung atau lendir yang mengeras di hidung bayi. Gunakan kapas yangdibasahi dengan air hangat.
  • Ini dapat memberikan teh panas untuk bayi di atas 6 bulan. Ini dapat membantu meringankan hidung tersumbat.

Pilek yang tidak mengganggu diet atau kegiatan bayi tidak memerlukan tindakan atau obat khusus untuk pilek bayi. Hindari penggunaan obat-obatan yang dijual bebas pada anak-anak di bawah usia 6 tahun karena kemungkinan efek samping yang berbahaya. Lebih baik jika obat yang diberikan selalu di bawah pengawasan dokter.

Jika bayi demam, berkonsultasilah dengan dokter tentang kemungkinan pemberian parasetamol atau ibuprofen. Jangan pernah memberikan aspirin kepada bayi karena dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya.

Ketentuan untuk dipertimbangkan

Meskipun pilek adalah salah satu penyakit umum yang dialami bayi, ada beberapa kondisi yang menyebabkan orang tua waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter, termasuk:

  • Pilek yang disertai batuk dan demam lebih dari 39 derajat Celcius pada anak di bawah 3 bulan, atau demam mencapai lebih dari 40 derajat Celcius pada anak di atas 3 bulan.
  • Demam berlangsung lebih dari dua hari.
  • Mata sobek atau belekan
  • Batuk memburuk atau disertai dengan napas cepat, mengi saat bayi bernafas.
  • Perubahan signifikan dalam diet atau tidur, sering mengantuk atau gelisah.
    Bayi menangis ketika mereka mengisap ketika mereka menggosok atau mengumpulkan telinga mereka, dan menangis ketika mereka diletakkan di tempat tidur.
  • Pilek tidak membaik setelah 7-10 hari

Bayi dengan sistem kekebalan tubuh yang tidak sempurna berisiko mengalami berbagai penyakit. Karena itu, masuk angin pada bayi disertai dengan gejala berat harus dipantau. Konsultasikan dengan dokter untuk penanganan bayi yang benar dan aman.