Kebiasaan Penyebab Tangan Kesemutan Kram dan Kebas

Kram, mati rasa, dan kesemutan (3K) dapat terjadi secara tiba-tiba. Atau ketika Anda bangun, di tempat kerja atau ketika Anda bersantai di rumah. Kesemutan biasanya bukan aktivitas yang menyakitkan, melainkan agak mengganggu. Untuk mencegah dan mengatasinya, tentu perlu diketahui penyebab kesemutan atau pengalaman tangan. Apa kebiasaan yang memicu kram, mati rasa dan kesemutan di tangan dan bagaimana cara mengatasinya? Ayo, simak ulasan berikut ini.

Kebiasaan Penyebab Tangan Kesemutan Kram dan Kebas

Kesemutan, yang dikenal sebagai paresthesia medis, digambarkan oleh timbulnya agitasi, mati rasa dan gatal-gatal. Kondisi ini umumnya menyerang kaki, tetapi juga bisa terjadi di tangan Anda.

Meskipun dapat terjadi kapan saja, kesemutan biasanya timbul karena gangguan pada saraf. Ini bisa terjadi karena kebiasaan tertentu. Kami membahas beberapa kebiasaan sehari-hari yang ternyata menjadi pemicu kesemutan tangan di bawah ini.

1. Tidur dengan tangan memegang kepala

Tahukah Anda bahwa posisi tidur bisa menjadi penyebab kesemutan tangan? Ya, kesemutan kemungkinan besar akan terjadi jika Anda tidur dalam posisi tengkurap. Bisa juga saat Anda tidur telentang dengan tangan di belakang kepala.

Dua posisi tidur benar-benar nyaman bagi sebagian orang. Namun, akibatnya saraf di sekitar tangan mendapat banyak tekanan dan tekanan. Performa saraf akan terganggu dan menyebabkan perasaan gelisah dan mati rasa.

Untungnya, kesemutan dan bahkan mati rasa akibat posisi tidur yang buruk tidak bertahan lama. Untuk pulih lebih cepat, segera memperbaiki posisi di mana Anda tidur dan membebaskan tangan Anda dari tekanan atau tekanan apa pun.

2. Lakukan gerakan berulang

Menurut American Society of Surgery of The Hand, carpal tunnel syndrome (CTS) adalah gangguan kesehatan yang merupakan penyebab paling umum dari kesemutan di tangan. Kondisi ini disebabkan oleh masalah dengan saraf median di tangan sehingga menjadi sensitif terhadap tekanan.

Nah, orang dengan kondisi ini cenderung mengalami kesemutan dan rasa sakit di sekitar ibu jari di pergelangan tangan. Menulis, menulis, memotong, mengangkat barang, mengendarai sepeda motor atau gerakan lain yang dilakukan dengan tangan berulang kali dapat menjadi pemicu kesemutan tangan.

Dianjurkan untuk mengambil obat yang mengandung ibuprofen dan vitamin B1, B6 dan B12 untuk menjaga otot-otot saraf tetap sehat. Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum memutuskan untuk menggunakan obat.

3. Kebanyakan minum alkohol dan merokok

Konsumsi alkohol berlebihan dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan, seperti penyakit hati dan kanker. Tidak hanya itu, ketika dikombinasikan dengan merokok, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan kesemutan di tangan.

Alkohol yang dikonsumsi dalam jumlah besar dapat mengganggu saraf otonom yang mengatur fungsi tubuh. Sementara merokok dapat mengganggu sirkulasi darah yang kaya oksigen ke tulang dan jaringan. Efek gabungan ini tidak hanya menyebabkan sensasi kesemutan tetapi juga rasa sakit di tubuh.

Jika Anda masih memiliki kesemutan di tangan atau gejala 3K lainnya, minumlah rasa sakit dan kesemutan dengan ibuprofen, vitamin B1, vitamin B6, dan vitamin B12. Kandungan obat-obatan ini dan vitamin neurotropik dapat membantu menjaga kesehatan saraf dan otot.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog jika Anda kesulitan mengurangi alkohol dan berhenti merokok.

4. Kurang makanan bergizi

Meski jarang terjadi, kekurangan asupan vitamin dan mineral tertentu juga bisa menjadi penyebab kesemutan di tangan. Salah satu kondisi yang menyebabkan gejala kesemutan dalam tubuh adalah kekurangan vitamin B12.

Vitamin B12 diperlukan bagi tubuh untuk menjaga kesehatan saraf, produksi sel darah merah dan DNA. Umumnya, kondisi ini terjadi pada orang tua, pada orang-orang dengan kebiasaan makan yang buruk, pada orang-orang yang mengikuti diet vegan yang ketat atau memiliki kelainan makan.

Untuk menghindari kondisi ini, perhatikan asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Konsumsi ikan, telur, daging merah dan produk susu meningkat. Jangan lupa untuk menyeimbangkan dengan konsumsi buah dan sayuran. Juga berikan obat penghilang rasa sakit yang mengandung vitamin neurotropik jika gejala 3K terjadi.

Baca juga :