Houthi Yaman Incar Kabel Bawah Laut, Internet Dunia Bisa Putus

Wecome Iklan Pos di Portal Ini!

Jakarta – Houthi Yaman Incar Kabel Bawah Laut, Internet Dunia Bisa Putus

Pemerintah Yaman yang diakui PBB telah memperingatkan kemungkinan kelompok Houthi yang didukung Iran dapat memutus kabel internet bawah air di Laut Merah. Resmi Meluncur, Kulkas LG Macaron Tawarkan Warna Baru dan Inovasi Teknologi di Dapur Modern

Mereka melihatnya sebagai ancaman serius terhadap infrastruktur digital terpenting di dunia. Muammar al-Rani, Menteri Informasi, Kebudayaan dan Pariwisata Yaman, memperingatkan dalam postingan X/Twitter, mengutip analisis yang dipublikasikan di Gulf International Forum, seperti dilansir Rabu (7/2/2024).

Analisis tersebut memperingatkan potensi perubahan strategi Houthi di Laut Merah, dari menargetkan pengiriman kargo menjadi menargetkan arus informasi global. Dalam analisisnya, analis Emily Milliken di Askari Defense & Intelligence di Washington khawatir kabel bawah laut bisa menjadi korban Houthi berikutnya.

“Mereka mungkin menyesuaikan strateginya untuk menargetkan target baru dan mungkin lebih penting, kabel telekomunikasi bawah laut di Selat Bab al-Mandab,” tulisnya. Dia mengacu pada postingan Telegram yang diduga terkait dengan Houthi, yang membagikan peta kabel yang mendasarinya. Kabel tersebut tidak hanya menghubungkan Yaman, tetapi seluruh benua. “Bahkan hilangnya sebagian kabel bawah laut dapat memutus akses Internet di wilayah yang luas, menyebabkan gangguan ekonomi besar bagi seluruh negara,” tulisnya. Inilah sebabnya mengapa dunia dan perekonomian global bergantung pada akses internet.

Saat ini, Houthi tidak memiliki teknologi kapal selam untuk mencapai perairan dalam yang biasanya dilalui kabel. Namun relatif rendahnya air di wilayah tersebut membuat potensi risikonya sangat tinggi.

Perusahaan telekomunikasi Yaman mengutuk ancaman tersebut. Yemen Telecom juga mendesak kelompok telekomunikasi untuk tidak bekerja sama dengan Houthi, untuk mencegah mereka mendapatkan informasi tentang kabel tersebut.

Desember lalu, Kementerian Telekomunikasi dan Teknologi Informasi yang dikuasai Houthi di Yaman membantah tuduhan tersebut. Dikatakan bahwa serangan terhadap kapal-kapal Israel yang dianggap bermusuhan tidak berlaku bagi kapal-kapal yang beroperasi pada kabel bawah laut. Houthi Yaman Incar Kabel Bawah Laut, Internet Dunia Bisa Putus

Kelompok Houthi sendiri kini mendapat serangan dari AS dan Inggris, setelah menyerang beberapa kapal dagang sebagai bentuk solidaritas terhadap militan Hamas. Tonton video “Houthi kembali serang kapal kargo di Laut Merah” (fyk/fay)