Digitalisasi dan Literasi Keuangan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Sugeng rawuh Iklan Pos di Situs Kami!

JAKARTA – PT Julo Technology terus menggalakkan digitalisasi sekaligus meningkatkan literasi keuangan bagi komunitas keuangan. Mengingat literasi keuangan di Indonesia masih rendah. Digitalisasi dan Literasi Keuangan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

“Saat ini kita sedang menghadapi fenomena kesenjangan inklusi dan literasi keuangan. Inklusi keuangan mencapai 85 persen, sedangkan literasi hanya 49 persen,” kata CEO dan co-founder Julo Adrianus Hitjahubessi di Jakarta, Rabu (7/7). 2) / 2024). Implementasi Manajemen Energi Tahun 2023 Hemat 10,42 Juta Setara Barel Minyak

Lihat foto: OJK lakukan literasi keuangan bagi guru di Blora

Menurutnya, peningkatan inklusi keuangan dan peningkatan literasi merupakan bagian dari langkah proaktif untuk menjadikan masyarakat Indonesia lebih kuat secara finansial sekaligus. Julo juga memberikan edukasi finansial tentang “Anda Dapat Melanjutkan Kemajuan Finansial Bahkan Setelah Menikah.”

Julo Darwin Nursamsur, senior manager digital marketing, juga berbagi tips praktis mengelola keuangan secara efektif setelah pernikahan. Perencanaan pascanikah sangat penting untuk membangun keuangan yang kuat dan stabil

“Jangan berpikir terlalu rumit, awali dulu dengan rencana jangka pendek, katakanlah seminggu dan buat catatan sederhana. Nanti, setelah terbiasa, mulailah menetapkan minat setiap bulannya,” ujarnya.

Lihat foto: Workshop Literasi Keuangan Perempuan

Sementara itu, Kepala Pemasaran Julo Michal Anindita mengatakan, perusahaannya sudah berusia tujuh tahun. Partai tetap berkomitmen untuk secara kolektif mendorong inklusi keuangan melalui inovasi dalam menyediakan akses terhadap kredit digital. Digitalisasi dan Literasi Keuangan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

“Kami berharap inovasi mulai dari tarik tunai, pembayaran, isi ulang e-wallet hingga biaya pendidikan dapat semakin memudahkan untuk memenuhi kebutuhan nasabah dengan pemahaman keuangan yang lebih baik,” ujarnya.