Deretan Fakta di Balik Fenomena Gancet yang Terjadi Saat Berhubungan Badan

Wecome Iklan Pos di Situs Kami!

JAKARTA – Kabar ini pasti kita semua dengar, ramai diperbincangkan di media sosial, jika ada pasangan yang ketahuan berciuman tidak bisa dilepaskan sehingga dianggap menjalin hubungan. Dalam istilah medis, gancet adalah suatu kondisi yang dikenal dengan istilah perbudakan. Apa yang dimaksud dengan gancet dan captivus pada kondom? Deretan Fakta di Balik Fenomena Gancet yang Terjadi Saat Berhubungan Badan

Menurut laporan Healthline, gancet atau penis tie adalah suatu kondisi di mana penis terjepit atau terjepit di tenda saat berhubungan. Hal ini terjadi ketika tendon ditekan lebih keras dari biasanya.

Berikut beberapa fakta mengenai kondisi pengikat atau ligatur penis seperti dilansir Iklan Pos dari Healthline dan sumber lainnya: Bagaimana gangren bisa berkembang? Deretan Manfaat Quality Time Orang Tua Bersama Anak

Penis captivus terjadi saat berhubungan intim. Ini karena penis terus berkembang saat ereksi sebelum mencapai orgasme. Selain itu, dinding vagina yang terdiri dari otot-otot akan meregang dan berkontraksi saat berhubungan intim. Otot juga menjadi lebih kuat saat orgasme.

Terkadang otot sfingter menjadi lebih kaku sehingga mempersempit bukaan skrotum. Penyempitan ini membuat penis tidak bisa dikeluarkan, apalagi jika penis masih berdiri.

Setelah orgasme, otot-otot mulai rileks. Saat pria mencapai orgasme, darah mengalir dari penisnya dan ereksinya menurun. Pada tahap ini kondom sudah bisa dilepas kembali.

Orang yang terkena dampak kondom akan terikat satu sama lain selama beberapa waktu. Oleh karena itu, penting untuk tetap tenang dan membiarkan otot-otot Anda rileks untuk membantu melepaskan ikatan tersebut.

Captivus penis biasanya akibat vaginismus, penyakit yang menyerang otot dan menutupnya tentakel, seperti apa bentuknya?

Kondom captivus kemungkinan besar tidak akan memengaruhi Anda atau pasangan. Setelah ereksi, tekanan pada penis berkurang dan rasa sakitnya berkurang. Selain itu, setelah reduksi selesai, otot harus rileks agar bukaan piramida dapat kembali ke ukuran semula.

Saat menjalin ikatan, penting untuk tidak melakukan apa pun yang akan menyakiti atau menyakiti Anda. Artinya, Anda tidak boleh mencoba menjauhkan pasangan Anda. Pelumasan tambahan mungkin tidak memperbaiki situasi.

Sebaliknya, cobalah untuk tetap tenang dan biarkan otot Anda rileks dengan sendirinya. Meskipun mungkin tampak lebih lama, sebagian besar pasangan tetap dalam posisi ini selama beberapa detik. Bagaimana cara mengatasi masalah ini?

Jika hal ini terjadi pada Anda, Anda akan takut untuk mencoba melepas kondom, yang akan menambah rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Kebanyakan pasangan hanya menempel selama beberapa detik, jadi istirahatlah dari prosesnya. Tarik napas dalam-dalam dan otot Anda akan mulai rileks. Deretan Fakta di Balik Fenomena Gancet yang Terjadi Saat Berhubungan Badan

Jika Anda masih tidak sadarkan diri setelah beberapa menit, hubungi ambulans. Dokter atau pasangan Anda akan menyuntik Anda dengan pelemas otot untuk meredakan kejang.

Namun, jika kondisi ini terus berlanjut, konsultasikan dengan dokter Anda pada kunjungan berikutnya untuk mengetahui penyebab utama, seperti vaginismus atau masalah pendarahan, yang mungkin berkontribusi terhadap kondisi ini. Terpopuler: Negara Dengan Populasi Muslim Terbesar Merupakan Shio Paling Bahagia Rangkuman dari Lifestyle Channel, Sabtu 10 Februari 2024 Salah satunya tentang salah satu Shio paling bahagia di tahun 2024. Iklan Pos 11 Februari 2024