Dampak Skandal Uji Keselamatan, Izin Produksi Daihatsu Gran Max Dicabut

Wecome Iklan Pos di Website Kami!

Iklan Pos , Jakarta – Kementerian Pertahanan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang masih menyelidiki kejanggalan dalam proses sertifikasi kendaraan Daihatsu. Kabar terkini, pemerintah Jepang telah mencabut Vehicle Type Approval (VTA) untuk beberapa model. Dampak Skandal Uji Keselamatan, Izin Produksi Daihatsu Gran Max Dicabut

VTA diperlukan untuk memproduksi mobil secara massal. Kementerian telah memulai proses pembatalan VTA untuk tiga model Daihatsu yang dijual di Jepang. Tiga model yang dicabut lisensinya adalah Daihatsu Gran Max, Toyota Town Ace, dan Mazda Bongo.

“MLIT telah memulai proses pembatalan persetujuan tipe tiga model yang dijual di Jepang, yang dianggap ilegal,” tulis Deihatsu di situs resminya, Rabu. “Selanjutnya MLIT memastikan adanya kasus pelanggaran baru.” , 17 Januari 2024.

Selain itu, Daihatsu menyerukan perombakan radikal terhadap struktur perusahaan yang kacau saat ini. Perbaikan ini untuk mencegah terulangnya ketidakpatuhan seperti ini. MotoGP 2024: Red Bull GasGas Tech3 Luncurkan Livery Merah

Kementerian juga meminta Daihatsu segera memberi tahu jika harus menarik kembali Daihatsu Cast dan Toyota Pixis Joy karena ketidakpatuhan. Daihatsu Gran Max Cargo GL Facelift diluncurkan di Jepang pada 22 Juni 2020.

“Kami telah mengkhianati kepercayaan semua mitra kami, termasuk pelanggan kami, dan meminta maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” tulis Daihatsu.

“Kami menyambut baik masukan mengenai bagaimana kami dapat melakukan perbaikan saat ini, dan selain merombak proses sertifikasi kami, kami akan menerapkan tata kelola, lingkungan dan budaya tempat kerja, serta monodukuri dan inovasi. Deihatsu melanjutkan, KOTODUKURI dengan penegakan hukum yang tegas merupakan “kebutuhan mendasar. Kami akan berusaha mencapai pertumbuhan bisnis dengan dukungan Toyota Motor Corporation.

Daihatsu mengambil tindakan untuk mencegah hal ini terjadi lagi. Daihatsu melapor kepada Kementerian mengenai ketentuan tersebut dalam waktu satu bulan dan melaporkan setiap triwulan mengenai penerapan ketentuan tersebut.

“Jika terjadi pelanggaran ketentuan tambahan, kami telah melakukan penyelidikan teknis untuk memastikan keselamatan dan perlindungan lingkungan memenuhi standar hukum. Kami akan mengambil tindakan yang diperlukan, seperti pengujian dengan lembaga sertifikasi, sesuai dengan pedoman MLIT.” Editor’s Pilih: Daihatsu rugi Rp 10,9 triliun dalam skandal uji keselamatan

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? keanggotaan. Yuk buka Iklan Pos/komunitas, pilih grup GoOto

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melaporkan penjualan sebanyak 16.976 unit pada Januari 2024. Baca selengkapnya di sini: Baca selengkapnya

MLIT telah mengumumkan bahwa mereka telah mencabut perintah penangguhan pengiriman kendaraan Daihatsu 10. Baca selengkapnya

Toyota Probox dan Mazda Familia merupakan model pertama yang diproduksi di pabrik Daihatsu di Oyamazaki, Kyoto, Jepang. Baca selengkapnya

Penjualan Toyota di Indonesia tahun lalu mencapai 325.329 unit (retail) dan 336.777 unit (grosir). Baca selengkapnya

Polisi Palmer menangkap seorang pria bermarga MBA, 24 tahun, karena mencuri dua mobil Mazda milik majikan ibunya. Baca selengkapnya

Toyota mengatakan airbag pada kendaraan Daihatsu yang terkena dampak diuji tanpa menggunakan suku cadang yang diproduksi secara massal. Baca selengkapnya Dampak Skandal Uji Keselamatan, Izin Produksi Daihatsu Gran Max Dicabut

Produksi Daihatsu Tourer, Toyota Rom dan Subaru Legacy di pabrik Oyamazaki di Kyoto tidak akan dilanjutkan hingga 16 Februari.

Ini merupakan rekor penjualan tertinggi Mazda di Indonesia dalam tiga tahun terakhir, meningkat 100%. Baca selengkapnya

Mesin kembar Avanza-Shenia pasti sering Anda lihat di jalanan. Menurut Anda, bagaimana kemajuan mereka? Baca selengkapnya

Daihatsu telah mengumumkan penarikan kembali model Actuator dan Toyota Pixis Joy karena masalah keselamatan. Baca selengkapnya