Cara Mengganti Perban Luka Bakar

Tidak seperti cedera lainnya, luka bakar memiliki metode perawatan khusus sehingga mereka tidak menyebabkan jaringan parut atau komplikasi penyakit lainnya. Bahkan, perawatan setiap luka bakar mungkin berbeda tergantung pada tingkat keparahannya. Jadi, haruskah luka bakar dibalut? Kalau begitu, kapan waktu yang tepat untuk mengganti perban yang terbakar?

Cara Mengganti Perban Luka Bakar

Luka bakar dapat dibagi menjadi tiga menurut gravitasi. Setiap tingkat luka bakar akan membutuhkan perawatan yang berbeda.

1. Luka bakar tingkat pertama
Luka bakar yang termasuk dalam tahap pertama adalah lesi yang hanya ada di lapisan terluar kulit. Biasanya disebabkan berjemur terlalu lama di bawah terik matahari. Luka ini umumnya kering, kemerahan, dan bisa terasa sakit.

Namun, kulit luar (epidermis) yang terbakar akan sembuh dalam beberapa hari. Jadi jika kulit Anda terbakar tetapi hanya pada tingkat pertama, tidak perlu membungkusnya dengan perban.

2. Luka bakar tingkat kedua
Jika Anda mengalami luka bakar tingkat dua, lapisan kulit yang terbuka telah mencapai bagian dalam. Area kulit bagian dalam yang terkena umumnya masih kecil. Kondisi ini membuat kulit lebih lembab dan berwarna kemerahan. Cedera ini umumnya disebabkan oleh penggunaan atau paparan cairan panas.

Kulit terbakar menjadi kandung kemih dan terasa sangat menyakitkan, terutama lapisan luar kulit yang hilang akibat pembakaran membuat lapisan dalam kulit terbuka.

Kondisi ini mengharuskan Anda untuk menggunakan perban untuk membungkus kulit yang terluka. Ini juga membuat Anda sering mengganti pembungkus luka sehingga tidak ada infeksi di kemudian hari.

3. Luka bakar tingkat ketiga
Sedikit berbeda dari luka bakar lainnya, kondisi ini membuat kulit lebih putih daripada memerah. Ini disebabkan oleh bagian kulit yang terkena sebagian besar bagian dalam kulit. Tidak hanya itu, kulit juga akan kehilangan kemampuan untuk mengalami sensasi, juga dikenal sebagai mati rasa.

Luka bakar ini membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dan kemungkinan akan meninggalkan bekas luka yang lebih besar. Karena itu, luka ini juga harus dirawat dengan perban dan Anda juga harus sering mengganti perban untuk membakar untuk mempercepat penyembuhan.

Kapan mengganti perban yang terbakar?
Jika luka bakar Anda termasuk dalam luka bakar yang perlu dibungkus, maka Anda perlu mengganti pembalut sekali sehari. Namun, akan lebih baik jika Anda bisa menggantinya dua kali atau lebih sehari, untuk menghindari infiltrasi pada balutan karena jenis luka bakar yang cenderung basah.

Anda dapat mengganti sendiri band yang terbakar jika, misalnya, luka berada pada bagian ekonomi tubuh dan bukan pada tangan sehingga kedua tangan bebas bergerak untuk menggantinya. Namun, mintalah bantuan orang lain jika Anda kesulitan menggantinya sendiri.

Jangan lupa untuk selalu menggunakan salep antibiotik sebelum mengganti perban yang terbakar dengan yang baru karena salep ini memainkan peran penting dalam melindungi kulit dari iritasi dan masalah kulit lainnya.

Cara yang tepat untuk mengganti perban yang terbakar
Ikuti instruksi di bawah ini untuk menemukan cara yang tepat untuk mengganti perban yang terbakar:

Cuci tangan Anda sebelum mengganti perban. Pastikan juga tempat Anda mengganti perban bersih. Jika tidak, segera bersihkan dengan sabun dan air.
Kumpulkan semua peralatan untuk mengganti perban yang terbakar di dekat Anda. Seperti kain kasa, baskom bersih, sabun antibakteri, salep antibiotik, dan plester kertas. Dengan cara ini, Anda dapat mengganti perban dengan lebih mudah.
Lepaskan perban lama dari tangan Anda secara perlahan sehingga kulit yang terbakar tidak terlibat. Jika balutan lama melekat kuat pada luka bakar, gunakan air hangat untuk perlahan melepaskan balutan.
Cuci tangan Anda lagi dengan sabun dan air.
Bersihkan area kulit yang terbakar dengan gerakan memutar, mulai dari tengah ke luar. Bersihkan kulit dari salep bersih. Jika Anda melakukannya saat hendak mandi, Anda bisa mandi dulu, kecuali jika dokter menyarankan sebaliknya.
Sebelum menggunakan luka bakar perban baru, oleskan salep antibiotik ke area kulit yang terbakar berdasarkan apa yang dilakukan dokter atau perawat saat ia berada di rumah sakit.
Ambil perban baru untuk mengganti balutan lama dan bungkus di sekitar area yang terbakar. Selanjutnya, gunakan perban agar perbannya tidak mudah lepas dan lebih sempit.

Baca artikel lainnya :