Pesona Alam Kabupaten Magetan

0

aLebatnya hutan cemara yang tumbuh di kanan-kiri jalur pendakian setelah melewati gerbang pendakian, membuat tempat ini diberi nama Cemoro Sewu ( Seribu Cemara).

Magetan merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur, kabupaten ini dilintasi oleh jalan raya utama Surabaya, Madiun, Yogyakarta, dan jalur kereta api lintas selatan Pulau Jawa. Salah satu pangkalan utama Angkatan Udara RI di kawasan Indonesia Timur, Bandara Iswahyudi, berada di Magetan tepatnya di kecamatan Maospati. Magetan memiliki banyak Sentra Kerajinan, Agro Wisata, dan Pesona Alam yang menarik untuk di kunjungi. Untuk Leisure Dalam Negeri episode Magetan kali ini, Anda akan kami ajak mengunjungi Gunung Lawu, Telaga Sarangan, Air Terjun Pundak Kiwo, Cemoro Sewu, serta Bumi Perkemahan Mojosemi Magetan.

Bagi Anda yang suka menikmati keindahan panorama alam, Gunung Lawu Magetan merupakan salah satu alternatif yang menarik untuk dikunjungi. Selain tak terlalu berbahaya bagi para wisatawan, gunung ini memiliki panorama alam yang memukau serta mempunyai hubungan yang erat dengan sejarah Kerajaan Majapahit. Gunung Lawu berada di perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah, ketinggiannya mencapai 3.265 meter dari permukaan laut. Untuk Anda yang berwisata ke Telaga Sarangan Magetan, tentu rugi jika melewatkan keindahan Gunung yang eksotis ini, karena Gunung Lawu lokasinya berdekatan dengan telaga Sarangan.

Telaga Pasir atau yang lebih dikenal sebagai Telaga Sarangan, merupakan telaga alami yang terletak di kaki Gunung Lawu, di Kecamatan Plaosan, 16 kilometer arah barat kota Magetan. Telaga ini memiliki luas sekitar 30 hektar dengan kedalaman kurang lebih 30 meter. Terdapat banyak perahu motor dan becak air yang bisa disewa pengunjung untuk mengelilingi telaga. Anda juga bisa menyewa kuda untuk mengelilingi telaga ini, karena disekitar telaga banyak jasa penyewaan kuda. Telaga Sarangan sudah menjadi objek wisata nasional, sehingga sarananya sangat lengkap, mulai hotel, rumah makan, hingga toko cindera mata semua ada disini.

Air Terjun Pundak Kiwo berada di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, dengan tinggi sekitar 50 meter, dan berada pada ketinggian kurang lebih 1.500 meter di atas permukaan laut. Panorama alam pegunungan dan pohon-pohon pinus, serta udaranya yang masih alami, menambah keindahan dan kesegaran suasana disekitar air terjun. Jarak antara air terjun dengan hutan pinus kurang lebih 2 Km, di sepanjang perjalanan menuju Air Terjun Pundak Kiwo pengunjung akan menjumpai air terjun lain, yaitu Air Terjun Watu Ondo dan Air Terjun Jarakan. Selain itu juga terdapat sebuah sendang yang bernama Banyumas dan petilasan yang dinamakan Watu Ongko.

Wana Wisata Cemoro Sewu secara administratif berada di Desa Ngancar Kecamatan Plaosan, berada pada ketinggian 1.820 mdpl, dan merupakan pintu gerbang pendakian menuju Gunung Lawu. Perjalanan menuju puncak Gunung Lawu diawali dari pintu gerbang Wana Wisata Cemoro Sewu ini, dengan menelusuri jalan setapak berbatu yang sudah tertata rapi, di bawah teduhnya pohon cemara yang rindang. Lebatnya hutan cemara yang tumbuh di kanan-kiri jalur pendakian setelah melewati gerbang pendakian, membuat tempat ini diberi nama Cemoro Sewu ( Seribu Cemara). Jenis cemara yang mendominasi yaitu cemara gunung dan cemara laut.
Bumi perkemahan Mojosemi merupakan kawasan yang masuk dalam wilayah Perhutani Lawu Selatan, letaknya berada disebelah selatan gunung lawu, sebelah utara telaga sarangan.Wana Wisata Mojosemi ini tempatnya masih sangat alami, pohon besar dan rindang masih mendominasi pandangan mata, pemandangannya indah, jauh dari kebisingan dan nyaman. Tak hanya area perkemahan saja yang ditawarkan, tetapi juga beberapa wahana khas outdoor activity. Mojosemi menyediakan tempat yang luas dan survival bagi perorangan maupun kelompok untuk mengadakan acara camping, pengenalan alam, latihan mandiri, dan sebagainya.