Nikmati Sensasi Berjalan Diatas Laut di Pantai Lariti

0

Masih ingat dengan kisah Nabi Musa yang mampu membelah laut untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan Mesir?. Di Indonesia ternyata ada fenomena alam yang bisa membuat laut terbelah, tepatnya adalah di Pantai Lariti di Bima, NTT.

Pantai Lariti yang letaknya dekat Pelabuhan Sape, gerbang laut menuju Pulau Komodo di NTT ini memang memiliki daya tarik tersendiri. Jika dilihat dari atas bukit, akan terlihat jalan setapak seperti jembatan pasir putih yang seolah-olah membelah laut. Jalan ini akan muncul di antara pulau kecil dan bibir pantai, apalagi jika air laut sedang surut. Namun jika air sedang pasang, akan terlihat sebuah pulau kecil dengan jarak sekitar 250 meter dari bibir pantai yang terpisahkan oleh air laut.

Sensasinya memang sangat terasa jika air sedang surut. Dengan menyusuri jembatan pasir dengan lebar sekitar 5 meter dan panjang 250 meter ini, wisatawan bisa menikmati pemandangan laut yang berada di sisi kiri dan kanan. Seolah-olah mereka sedang berjalan di tengah laut. Jembatan tersebut akan mengarah ke sebuah pulau kecil nan asri.

Pasir putih nan lembut, bukit-bukit berbaris rapi, air laut yang membiru beserta pulau kecil diantara birunya air laut seakan menjadi daya pikat wisatawan untuk selalu datang dan menikmati keindahan alam dari sang pencipta.

Tidak hanya disitu, setelah menyusuri jembatan pasir dan sampai di pulau kecil, wisatawan juga akan dimanjakan dengan pemandangan laut yang luar biasa, yaitu banyaknya terumbu karang dan biota laut lainnya. Sesampainya di pulau kecil, wisatawan bisa mendakinya dan menikmati pemandangan laut yang terbentang luas dengan berbagai degradasi warna air.

Fenomena semacam ini sebenarnya terjadi karena ada pertemuan dua arus yang mengakibatkan pasir menumpuk di tempat kedua arus bertemu. Ketika pagi Pulau Lariti merupakan sebuah pulau terpisah, namun mulai siang sekitar jam 2 sampai sore setelah matahari terbenam, jalanan dari pasir akan terbuka menuju pulau tersebut.

Keadaan ini juga pernah ditemui di Korea, tepatnya di Pulau Jindo yang lautnya terbelah setiap dua tahun sekali dan muncul jalan dari pasir. Namun peristiwa ini hanya terjadi selama 2 jam. Masyarakat biasa menyebutnya Moses Miracle.