Menjelajah Kejayaan Pasopati 410

Menjelajah Kejayaan Pasopati 410

8

a2Untuk memperingati hari pahlawan di bulan November, dalam episode Leisure dalam negeri kali ini, kami mengajak Anda untuk menjelajah kejayaan kapal selam KRI Pasopati 410 yang berada di Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya. Monkasel adalah sebuah monumen kapal selam terbesar di kawasan Asia, yang dibangun di sisi sungai Kalimas Surabaya. Monumen ini dibangun dengan ide para sesepuh kapal selam dari Angkatan Laut Indonesia, Monumen Kapal Selam KRI Pasopati 410 adalah monumen pada skala penuh (bukan replika), kapal selam ini adalah salah satu dari satuan Armada RI kawasan timur.

Dengan hanya membayar Rp. 5.000 per orang, kami sudah bisa memasuki dan melihat areal Monumen Kapal Selam KRI Pasopati 410, Monkasel ini dibuka setiap hari mulai dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam. Menurut Yeni pemandu Monkasel ini, KRI Pasopati 410, termasuk tipe SS Whiskey Class, dibuat di Vladi Wostok Rusia pada tahun 1952. Kapal Selam ini berpartisipasi di Angkatan Laut sejak tanggal 29 Januari 1962, tugas utama dari kapal selam ini untuk menghancurkan garis musuh (anti-shipping), pengawasan dan melakukan penggerebekan secara diam-diam.

a3Selama pengabdiannya KRI Pasopati dengan nomor lambung 410 ini, banyak berperan aktif dalam menegakkan kedaulatan negara dan hukum di laut yuridiksi nasional, seperti halnya pada Operasi Trikora pada tahun 1962, kapal selam ini berada di garis depan memberikan tekanan psikologis terhadap lawan. KRI Pasopati di nonaktifkan dari jajaran TNI Angkatan Laut pada tanggal 25 januari 1990. Konstruksi Monumen Kapal Selam ini dimulai pada bulan Juli 1995 dan resmi dibuka pada 15 Juli 1998 sebagai salah satu objek wisata di Surabaya.

Selain sebagai objek wisata, Monkasel KRI Pasopati 410 ini juga sebagai media pembelajaran bagi Masyarakat yang ingin mengetahui sejarah kekuatan armada laut Indonesia dan konstruksi kapal selam yang sebenarnya. Tempat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan setiap harinya, apalagi saat musim liburan tiba. Melihat nama dan sejarahnya, Monument Kapal Selam ini juga banyak dikunjungi oleh pelaut dan armada-armada laut dari negara lain, yang ingin mengenang kejayaan serta kebesaran Kapal Selam KRI Pasopati 410. Kapal ini mempunyai panjang 76,6 meter, lebar 6,3 meter dan berat penuh 1.300 Ton, serta bisa membawa 63 awak kapal.

a4Dalam Monumen Kapal Selam ini dibagi menjadi tujuh ruangan, pertama ruangan haluan torpedo yang terdapat 4 peluncur torpedo, tempat torpedo cadangan, tempat istirahat ABK dan dome sonar dibawah geladak. Ruang kedua tempat lounge room perwira, sekaligus ruang makan dan tempat bekerja perwira. Ruang ketiga merupakan ruang pusat informasi tempur, tempat pengoperasian kapal dan pusat kegiatan tempur dilaksanakan. Ruang keempat tempat lounge room bintara atau tamtama dan dapur. Ruang kelima tempat motor diesel, pesawat bantu dan pengendaliannya. Ruang keenam tempat motor listrik penggerak kapal, serta ruang ketujuh merupakan ruang torpedo buritan, yang berfungsi menyerang atau menghindar.

Selain dapat melihat Kapal Selam KRI Pasopati 410 secara langsung, di areal monumen ini juga terdapat Video Rama. Video Rama ini menyajikan film sinematik dan dilengkapi sistem suara stereo yang membawa imajinasi menyatu dengan film mengenai Kapal Selam KRI Pasopati 410 disaat menjalankan tugasnya. Dalam areal monumen kapal selam ini juga terdapat fasilitas pendukung seperti cafe, stan yang menjual souvenir, kolam renang, rekreasi air sungai kalimas serta panggung hiburan yang disediakan untuk kegiatan atau event-event tertentu. Monumen Kapal Selam KRI Pasopati 410, merupakan aset sejarah yang mencerminkan kebesaran bangsa Indonesia.a1

SIMILAR ARTICLES

NO COMMENTS

Leave a Reply

Current ye@r *