Menjadi The Flinstones di Cappadocia

0

Inilah salah satu daerah terindah di Turki dan menjadi alasan mengapa para wisatawan datang jauh-jauh ke negeri ini. Wilayah ini bakal membuat Anda merasa kembali ke masa purbakala layaknya era ‘The Flinstones’. Agung Basuki dari TravelHemat.com dan TravelHematShop.com menuturkannya buat Anda.

cappadociaDari Istanbul, Anda bisa menumpang kereta api hingga tiba di Ankara sebelum melanjutkan perjalanan dengan bus menuju kota Nevsehir yang terletak di wilayah Cappadocia. Opsi lainnya adalah terbang dari Istanbul menuju Kayseri dan dari sana Anda bisa menumpang bus sekitar 90 menit menuju kota Nevsehir. Di bawah ini adalah beberapa kota yang terletak di sekitar Cappadocia yang bisa Anda kunjungi selama berada di daerah nan unik ini.

Ürgüp
Ürgüp pernah menjadi pusat pariwisata di daerah Cappadocia, namun saat ini popularitas dan perannya sudah diambil alih oleh kota. Pusat kota Ürgüp (EWR-gewp) banyak memiliki bangunan unik yang terbuat dari batu yang telah berusia ratusan tahun. Di pusat kota Ürgüp Anda bisa berkunjung ke Temenni Hill, sebuah bukit batu karang di mana dari puncak bukit ini Anda bisa menyaksikan keindahan panorama Cappadocia yang mengagumkan.
Jika Anda berencana untuk merasakan sensasi menumpang balon udara (hot air baloon) saat berkunjung ke Cappadocia area, sebaiknya Anda menginap di kota Ürgüp karena perusahaan operator balon udara menyediakan jasa penjemputan dari hotel-hotel yang ada di kota ini menuju ke tempat peluncuran balon udara.

Kota Bawah Tanah di Kaymaklı dan Derinkuyu
Terus terang saat mendengar berita tentang adanya kota bawah tanah (underground cities) di Cappadocia, saya rada-rada ‘parno’. Ah, ini hanyalah ‘karangan’ orang-orang yang mau ‘menyedot’ duit lebih dari para wisatawan dengan membuat cerita yang kedengarannya fantastis itu. Namun, ketika saya menyaksikannya sendiri, OMG, it’s NOT a joke. Memang benar di daerah Cappadocia ADA kota bawah tanah yang usianya mencapai ribuan tahun!
Kota bawah tanah terletak di Kaymaklı dan Derinkuyu. Anda tidak akan rugi berkunjung ke tempat ini karena memang objek wisata yang satu ini sangat jarang bisa ditemukan di tempat lain dan harus diakui, memang luar biasa. Usahakan untuk datang ke tempat ini pagi-pagi sekali ketika loket dibuka (biasanya sekitar jam 09:00). Ini untuk menghindari datangnya rombongan besar para turis menuju tempat ini yang biasanya dilakukan sekitar jam 10-11 siang.
Kota bawah tanah ini dulunya adalah sebagai tempat persembunyian kaum Nasrani di masa-masa awal penyebaran agama ini ke benua Eropa sekitar abad ke 1 dan 2 Masehi. Saat itu, kaum Nasrani banyak diburu oleh penguasa Romawi untuk ditangkap dan dihukum mati. Mereka yang berhasil melarikan diri lantas membangun tempat persembunyian di bawah permukaan tanah di daerah Central Anatolia (Cappadocia). Bagian pintu masuk ke kota bawah tanah sengaja ditutup dengan pintu yang terbuat dari batu bundar (rolling-stones) berukuran besar yang bisa ditutup dengan cara digeser apabila ada ancaman dari luar.
Untuk mengunjungi kedua kota bawah tanah ini Anda bisa menumpang Dolmush dari Nevsehir atau Goreme dengan harga tiket sekitar TRY 3-5. Tiket masuk ke salah satu kota bawah tanah ini dipatok dengan harga TRY 25.

Uçhisar (Tip Top Castle)
Sebuah citadel yang terbentuk secara alami dari batu karang berukuran raksasa yang sekaligus merupakan sebuah kota di atas batu karang yang dikenal dengan nama Uçhisar adalah daerah tertinggi di Cappadocia di mana dari puncak citadel tersebut Anda bisa menyaksikan keindahan panorama alam sekitarnya hingga sejauh kota Ürgüp dan Avanos. Tujuan utama berkunjung ke kota ini adalah tentu saja untuk mendaki ke puncak citadel . Untuk itu, persiapkan stamina fisik yang prima untuk mendaki anak tangga dari susunan bebatuan ini.

Göreme
Göreme adalah “bintang” dari Cappadocia. Kota ini adalah alasan utama mengapa orang datang ke Cappadocia. Kepopulerannya di masa kini adalah lantaran jaraknya yang relatif sangat dekat dengan Göreme Open-Air Museum. Jika ini adalah kunjungan pertama Anda ke wilayah ini, maka bisa jadi Anda akan terpesona dengan jajaran bebatuan yang menjulang tegak lurus dari muka bumi sejak pertama Anda memasuki wilayah Goreme.

Göreme Valley Open-Air Museum
Museum alam terbuka yang memiliki kontur unik ini terletak hanya 1,5 km dari pusat kota Goreme sehingga Anda cukup berjalan kaki selama 15 menit saja untuk mencapai pintu masuk Göreme Open-Air Museum yang terletak di Lembah Göreme. Lembah Göreme memiliki koleksi terbaik untuk gua-gua purba yang pernah digunakan sebagai gereja kaum Nasrani di masa lalu. Di tembok-tembok bagian dalam gua tersebut terdapat banyak ukiran dan gambar-gambar ornamental nan indah yang dibuat pada tahun 1000-1200, sehingga pada saat sekarang ini komplek gereja dalam gua ini dinamakan “Gereja 1000 tahun”. Dari detil ornamen dan gambar-gambar bisa dibayangkan betapa teliti dan sulitnya proses pembuatannya di masa itu. Apalagi media yang dipergunakan adalah bebatuan dari bukit kapur yang dilubangi bagian dalamnya dan dibentuk sedemikian rupa hingga bisa dijadikan tempat tinggal manusia.
Dan jika Anda berkunjung ke tempat ini saat musim panas, karena 90% wilayah ini terdiri atas bebatuan dan sedikit sekali pepohonan rindang, maka suhu udara musim panas yang sangat menyengat bisa membuat Anda mudah mengalami dehidrasi. Göreme Open-Air Museum buka setiap hari mulai jam 08:30 hingga jam 19:00. Tiket masuk ke area ini adalah TRY 15. Di musim dingin, tempat ini ditutup pada jam 17:00.