Menikmati Wisata di Ibu Kota Negara Gajah Putih (part-2)

0

Melanjutkan perjalanan wisata ke Thailand edisi kemarin, Agung Basuki, pemilik TravelHemat.com dan TravelHematShop.com menambahkan beberapa tempat wisata yang sayang jika dilewatkan.

Visit The Grand Palace
Grand Palace adalah salah satu ikon terpenting di Bangkok yang dibangun pada 1782. Di tempat ini, Wat (kuil) Phra Kaeo yang menjadi ‘rumah’ patung Emerald Buddha menjadi daya tarik utama, bukan hanya karena dekorasi bagian interiornya yang megah dan fantastis, tetapi tempat ini kerap menjadi jujugan penganut agama Buddha dari berbagai belahan dunia.
Menyatu dalam areal seluas hampir 22 hektar ini, Anda bisa menyaksikan keindahan aneka tanaman bonsai dan bangunan istana raja yang menggabungkan seni arsitektur Barat bergaya kolonial Eropa dengan ciri khas bangunan Thailand kuno yang beratap menjulang. Location: Na Phra Lan RoadThailand
See The World Biggest Reclining Buddha @ Wat Pho
Wat Pho adalah kuil Buddha terbesar di Bangkok, sangat terkenal lantaran patung Reclining Buddha terbesar di dunia dengan panjang 49 meter, tinggi hampir 12 meter dan seluruh permukaan patung dilapisi emas murni.
Satu hal menarik untuk dilakukan di sini adalah dengan membeli sepiring kecil koin yang kemudian dibagikan satu per-satu pada sederetan mangkuk besar milik para biarawan yang sengaja diletakkan berjajar dari ujung bangunan satu ke ujung lainnya. Apabila setelah selesai mengisi semua deretan mangkuk tersebut, ternyata masih ada sisa koin di piring Anda, menurut kepercayaan setempat berarti rezeki Anda dalam setahun ke depan bakal berlimpah hingga Anda bisa hidup berkelebihan. Namun, jika koin yang ada di piring Anda habis sebelum semua mangkuk tersebut terisi merata, bisa diartikan bahwa setahun ke depan Anda musti berhemat lantaran peruntungan Anda secara ekonomi kurang begitu baik. Believe it or not, it’s all really up to you.
Anda juga dapat mengikuti pelajaran meracik obat-obatan herbal khas Thailand dan kursus teknik pemijatan kuno ala Thai. Dengan biaya sekitar THB 6000/peserta, program yang disampaikan dalam bahasa Inggris dan Thai ini dapat dipelajari dalam 7 – 10 hari. Lokasi: Maharat Road (+/- 1 km arah selatan dari komplek The Grand Palace)
Visit Traditional Markets
Jika ingin berbelanja souvenir khas Thailand atau barang-barang branded ‘aspal’ murah meriah, maka mampirlah ke traditional markets. Kemahiran tawar menawar harga sangat diperlukan, jangan sungkan menawar lebih dari 50% dari harga yang ditawarkan. Jagalah keamanan barang bawaan Anda dengan seksama lantaran banyak pencopet yang beraksi di tengah-tengah lingkungan yang padat dan penuh sesak ini.
Salah satu pasar tradisional yang wajib Anda kunjungi adalah Suan Lum Night Bazaar. Serta Patpong Night Bazaar, letaknya satu lokasi dengan daerah ‘Bangkok Adult Entertainment Centre’. Setelah puas berbelanja, Anda bisa menyaksikan berbagai ‘atraksi menarik’ khusus dewasa yang tidak bisa dijumpai di negeri sendiri.
Try Thai Massage/Spa
Setelah lelah beraktifitas selama seharian penuh, tak ada salahnya jika Anda mencoba sensasi massage ala Thai. Thai Foot Massage banyak dijumpai di pusat-pusat perbelanjaan, biaya sekitar THB 250 untuk pemijatan kaki selama 90 menit.
Ada juga jasa layanan spa treatment di berbagai spa-parlor yang terdapat hampir disetiap hotel berbintang di Bangkok yang menawarkan aneka paket massage dan spa seperti acupressure, aromatherapy, ayurvedic, craniosacral, deep-tishue, lymphatic, reflexology, shiatshu, hingga yang menggunakan alat bantu alami seperti hot stone massage.
Anda bisa mencoba sensasi mandi madu, mandi susu, mandi lumpur hangat atau thalassotherapy. Setelah itu, dijamin tubuh Anda akan terasa segar kembali dan siap melanjutkan aktifitas lain yang sudah menunggu. Hanya saja, untuk menikmati layanan komplet tersebut, Anda harus merogoh kocek sebanyak THB 1000 – 5000.
Recommended place:  Dulaya Spa @ The Davis Boutique Hotel, 88 Sukhumvit 24, Klongtoey – Bangkok