Menikmati Wisata Alam Blitar

0

Suara tetesan-tetesan air yang ada di dalam goa, seolah-olah melantunkan nada-nada indah, sehingga membuat suasana harmoni alam yang penuh pesona.

a1Dalam episode leisure kali ini, Anda akan kami ajak menikmati pesona alam Kabupaten Blitar, tepatnya mengunjungi Goa Embultuk dan Pantai Serang. Gua Embultuk adalah salah satu objek wisata di Kabupaten Blitar yang menawarkan pesona Stalagtit dan Stalagmit alami di dalamnya. Jarak tempuh dari Surabaya ke lokasi Gua Embultuk berada, sekitar 200 Km, atau 4 sampai 5 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Goa ini terletak disebelah selatan Kota Blitar, tepatnya di Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung. Akses jalan menuju Goa Embultuk bisa dilalui mobil, sehingga memudahkan Anda jika berkunjung ke tempat ini.

Goa Embultuk memiliki panjang hampir 2 Km, dan merupakan goa yang dialiri air bawah tanah. Untuk memasuki goa ini diperlukan alat penerangan, seperti senter atau lampu petromak, yang akan memberikan penerangan saat Anda memasuki dan melihat keindahan goa ini. Ketika kami mulai memasuki goa, mata kami dibuat takjub dengan keindahan serta pesona stalagtit dan stalagmit alami, berukuran besar dan kecil, yang meneteskan air. Suara tetesan-tetesan air yang ada di dalam goa seolah-olah melantunkan nada-nada indah, sehingga membuat suasana harmoni alam yang penuh pesona, dan memberikan pengalaman petualangan yang luar biasa.

Banyaknya volume air di dalam goa bisa membuat Anda berenang, dengan kedalaman kurang lebih satu meter disepanjang goa. Oleh karena itu bagi setiap pengunjung yang ingin menikmati keindahan goa ini disarankan untuk membawa pelampung, baju ganti, tali-tali pengaman, dan sebagainya, untuk keselamatan dan kenyamanan selama berada di dalam goa. Ada baiknya Anda meminta bantuan warga sekitar untuk memandu Anda, masuk ke dalam goa lebih dalam. Banyaknya rongga-rongga sempit untuk menuju ke beberapa ruang goa lainnya, membuat Anda harus ekstra hati-hati dan berjongkok serta merayap melewati genangan-genangan air.

Didalam goa ini ada beberapa stalagmit berukuran besar, yang jika dipukul akan mengeluarkan suara seperti gong, masyarakat sekitar Goa Embultuk ini menyebutnya dengan batu gong. Jika Anda suka akan petualangan dan tantangan, Anda bisa memasuki goa ini lebih dalam lagi, disana rasa lelah Anda akan terbayarkan dengan pesona stalagtit dan stalagmit lainnya yang akan membuat Anda terperangah. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara setiap harinya yang ingin melihat pesona stalagtit dan stalagmit Goa Embultuk. Apalagi jika hari libur tiba, banyak pengunjung dari luar kota yang penasaran ingin menyaksikan keindahan goa ini.

Setelah menikmati pesona Goa Embultuk, perjalanan kami lanjutkan menuju Pantai Serang, yang ada di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo. Pantai Serang merupakan kawasan pantai yang didalamnya terdiri dari tiga pantai dalam satu areal yang jaraknya berdekatan antara satu dengan yang lainnya. Pantai-pantai di kawasan ini memiliki pasir berwarna putih dengan ombak yang tenang. Pantai kedua berada disebelah barat pantai utama yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari pantai utama, begitu juga dengan pantai ketiga, dimana masing-masing pantai dibatasi dengan bebukitan, Anda juga bisa menikmati pemandangan indah dari bukit ini.

Tidak terlalu jauh dari bibir pantai, terdapat perkampungan nelayan, disini Anda bisa melihat puluhan perahu nelayan yang sedang bersandar, dan membeli ikan hasil tangkapan nelayan-nelayan dikampung ini. Bagi Anda yang hobi memancing, disekitar pantai ini juga terdapat karang-karang yang menjadi tempat asyik untuk spot memancing. Bila Anda beruntung, Anda akan bertemu dengan nelayan-nelayan tradisonal penangkap lobster di dasar laut yang menempel pada batu karang. Nelayan-nelayan ini menggunakan selang panjang sebagai alat bantu pernafasan, saat menangkap lobster dengan caranya yang unik dan tradisional.