Menikmati Pesona Wisata Palembang

0

aJembatan Ampera ini memiliki panjang lebih dari satu kilometer, diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1965, dan menjadi yang terpanjang di Asia Tenggara pada masanya.
Dalam episode leisure dalam negeri kali ini, Anda akan kami ajak menikmati objek-objek wisata yang ada di Kota Palembang. Palembang adalah ibu kota provinsi Sumatera Selatan, kota ini merupakan kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan. Selain dikenal dengan Pempek makanan khas Palembang, dan kota dimana Sriwijaya FC berada, ternyata Palembang memiliki objek-objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Sebenarnya banyak objek wisata yang ingin kami kunjungi, tapi karena keterbatasan waktu, kami hanya bisa mengunjungi Pulau Kemaro, Benteng, Benteng Kuto Besak, dan Jembatan Ampera yang menjadi Ikon Palembang.
a1Pulau Kemaro sebenarnya merupakan sebuah Delta kecil di Sungai Musi, di tempat ini terdapat Klenteng dan sebuah Pagoda yang berlantai 9. Pagoda ini menjadi daya tarik wisatawan, karena menjulang tinggi berada tepat di tengah-tengah pulau. Di depan klenteng terdapat makam Tan Bun An dan Siti Fatimah yang berdampingan. Kisah cinta mereka berdualah yang menjadi legenda terbentuknya pulau ini. Di pulau ini terdapat sebuah pohon yang disebut sebagai pohon cinta, yang melambangkan kisah cinta mereka berdua. Konon, jika ada pasangan yang mengukir nama mereka di pohon tersebut, hubungan mereka akan berlanjut sampai pernikahan. Karena itu Pulau Kemaro disebut juga sebagai Pulau Jodoh.
Objek wisata berikutnya yang kami kunjungi adalah Benteng Kuto Besak, Benteng ini terletak di tepian Sungai Musi dan berdekatan dengan Jembatan Ampera. Benteng ini merupakan salah satu bangunan peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam. Bangunan ini dibangun selama 17 tahun di mulai pada tahun 1780 dan diresmikan pemakaiannya pada tahun1797. Di bagian dalam benteng terdapat kantor kesehatan Kodam II Sriwijaya dan rumah sakit. Benteng ini merupakan satu-satunya benteng di Indonesia yang berdinding batu, dan memenuhi syarat perbentengan atau pertahanan yang dibangun atas biaya sendiri, untuk keperluan pertahanan dari serangan musuh.

Benteng Kuto Besak mempunyai panjang kurang lebih 190 meter, lebar 180 meter dan tinggi 10 meter. Di setiap sudutnya terdapat bastion (baluarti), bastion yang terletak disudut barat laut bentuknya berbeda dengan tiga bastion lainnya. Tiga bastion yang sama tersebut merupakan ciri khas bastion Benteng Kuto Besak. Disisi timur, selatan dan barat terdapat pintu masuk lainnya disebut lawang buritan. Benteng ini dahulu merupakan tempat bertahan dan menangkal serangan penjajah. Kuto Besak selalu di kunjungi oleh wisatawan yang berkunjung ke Palembang, selain bentuknya yang unik benteng ini juga menyimpan banyak sejarah masyarakat Palembang.

a2Jembatan Ampera merupakan ikon wisata dari Palembang, jembatan ini membelah Sungai Musi dan menjadi jantung bagi kegiatan masyarakat Palembang sehari-hari. Jembatan Ampera ini memiliki panjang lebih dari satu kilometer, diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tahun 1965, dan menjadi yang terpanjang di Asia Tenggara pada masanya. Awalnya, jembatan ini ingin diberi nama Jembatan Soekarno, sebagai penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia. Sayangnya, dengan terjadinya peristiwa G30S dan isu-isu politik lainnya, jembatan ini diberi nama Jembatan Ampera, yang merupakan singkatan dari Amanat Penderitaa Rakyat.

Keindahan Jembatan Ampera akan terasa ketika malam tiba, lampu-lampu cantik yang menghiasi jembatan ini, membuat setiap pengunjung terpesona akan keindahannya. Pemandangan istimewa ini wajib diabadikan dalam kamera, sehingga tidak sedikit wisatawan yang menghabiskan malam dengan berfoto, atau menikmati cahaya lampunya. Disekitar jembatan juga terdapat berbagai wisata kuliner, dengan berbagai menu khas Palembang, seperti pempek dan lain sebagainya. Jika Anda berkunjung ke Sumatera Selatan, jangan lupa sempatkan untuk berkunjung ke Palembang dan menikmati pesona wisatanya.