Kampung Wisata Sanan & Dinoyo

0

Sentra Kripik Tempe & Keramik Khas Malang

15Untuk episode Leisure kali ini, kami mengunjungi kampung-kampung wisata yang ada di kota Malang, yaitu kampung Sanan dan Dinoyo, yang merupakan sentra penghasil tempe dan keripik tempe, serta sentra industri keramik terbesar di kota Malang. Kedua kampung ini sayang kalau tidak dikunjungi, jika Anda berwisata ke kota Malang, tidak lengkap rasanya berwisata ke Kota Apel tanpa membawa buah tangan dari kedua kampung-kampung wisata tersebut.

Tempat pertama yang kami kunjungi adalah kampung Sanan, kampung ini merupakan sentra penghasil tempe dan keripik tempe, terbesar di kota Malang, letaknya berada di kelurahan Purwantoro, kecamatan Blimbing, kabupaten Malang. Setelah memasuki gapura kampung Sanan, disini saya melihat banyak sekali toko-toko dan kios, dikanan dan kiri sepanjang jalan di kampung Sanan, yang menjual keripik tempe dan keripik lainnya seperti keripik buah khas kota Malang. Tidak hanya penjual keripik te19mpe saja yang dapat kita temui disini, hampir disetiap rumah dikampung ini mempunyai usaha industri rumahan sebagai produsen tempe dan keripik tempe.

Awalnya kampung ini merupakan kampung dari para pengrajin tempe yang sudah turun temurun, dan mereka yang berprofesi sebagai pengrajin keripik tempe dulunya masih sedikit, belum banyak seperti sekarang. Baru sekitar sepuluh tahun yang lalu produksi keripik tempe mulai meluas, kemudian lima tahun yang lalu, mulailah dibentuk home industri keripik tempe seperti sekarang ini. Beberapa tahun yang lalu bapak presiden Susilo Bambang Yudoyono, juga sempat mengunjungi para pengrajin tempe dan keripik tempe yang ada di kampung Sanan ini.

Proses pembuatan tempe para pengrajin tempe dikampung Sanan ini berbeda dengan daerah-daerah lainnya, kalo didaerah lain kedelai untuk bahan baku pembuatan tempe direbus satu kali, sedangkan di kampung Sanan ini direbus dua kali. Setelah direbus, kedelai dibuang kulitnya, lalu direndam selama satu malam, kemudian diangkat setelah itu direbus kembali, lalu ditiriskan dan didinginkan, barulah diberi ragi, kemudian dikemas dan didiamkan selama sehari untuk proses16nya sampai menjadi tempe yang siap untuk dimakan.

Mungkin karena proses ini juga yang membuat citarasa tempe dan keripik tempe yang ada dikampung ini, begitu menggugah selera. Menurut ibu Nurjanah salah satu pengrajin keripik tempe yang ada di kampung ini, sudah sepuluh tahun dia menggeluti usaha pembuatan tempe dan keripik tempe ini, omsetnya meningkat pada saat bulan Ramadhan, menjelang lebaran. Kripik tempe ini disajikan dengan berbagai aneka pilihan rasa, dan dikemas dalam berbagai ukuran. Kripik tempe kampung Sanan ini sudah menjangkau seluruh kota-kota di Indonesia, permintaan terbesarnya biasanya datang dari Lombok, Bali dan Jakarta.

17Setelah menikmati kampung wisata Sanan yang terkenal dengan sentra Keripik Tempe ini, ahirnya perjalanan kami lanjutkan untuk mengunjungi kampung wisata berikutnya di kota Malang, yaitu kampung wisata Dinoyo. Kampung wisata Dinoyo ini dikenal sebagai kampung atau sentra dari para pengrajin keramik yang ada di kota Malang. Sentra ini awalnya bermula dari sentra kerajinan gerabah yang dilakukan oleh nenek moyang mereka, waktu itu sentra gerabah disini sangat ramai, karena sentra ini membuat peralatan dapur dan peralatan masak, dimana semua lapisan masyarakat pada saat itu menggunakan alat-alat itu.

Menurut Bapak. H Syamsul Arifin salah satu pengrajin keramik dan Ketua RW diwilayah Dinoyo ini, dalam perkembangannya pembuatan gerabah kemudian berubah ke glasir, melihat potensi seperti itu ahirnya pemerintah mengusulkan untuk mendirikan pabrik keramik, dimana pabrik keramik itu sebagai gudang induk untuk dikembangkan ke porselen pada tahun 1957, yang tadinya menggunakan cara diputar kemudian menggunakan cara cetak tuang, yang banyak menarik minat pengrajin untuk membuat keramik porselen dan berkembang seperti sekarang.

18Hasil dari keramik dinoyo ini banyak dipasarkan diseluruh kota-kota besar di Indonesia, terutama di Jawa dan Bali, serta diekspor keluar negeri oleh pihak ketiga. Keramik dinoyo juga banyak diminati oleh wisatawan asing, selain sebagai tempat wisata, kampung keramik Dinoyo ini juga menawarkan proses pembelajaran dari pembuatan keramik, disini pengunjung atau wisatawan juga diberikan kesempatan untuk membuat keramik sendiri. Mungkin bagi Anda wisatawan yang lagi dan akan berkunjung ke Malang, tidak lengkap rasanya kalau tidak berkunjung ke kampung wisata Dinoyo.