GYEONGJU, Kekayaan Bekas Ibukota Korea

0

Dalam edisi Iklan Pos kali ini, Agung Basuki penulis e-book TravelHemat Korea akan membahas kota GYEONGJU. Apa sih yang menarik untuk dikunjungi dari kota yang letaknya di ujung tenggara semenanjung Korea ini.
Perjalanan menuju Gyeongju dari Seoul bisa ditempuh dengan menumpang kereta api. Sangat disarankan, apabila Anda hendak melakukan perjalanan cukup lama ke Korea Selatan, Anda beli tiket KR Pass (tiket kereta api terusan yang bisa digunakan untuk perjalanan keliling Korea Selatan dengan menumpang kereta api sesuai durasi yang Anda pilih). Lantaran letaknya yang berada di ujung tenggara semenanjung Korea, maka bersiaplah untuk melakukan perjalanan selama 4-5 jam.
Agar bisa menikmati keindahan dan kekayaan wisata dari kota yang pernah menjadi ibukota Korea pada masa pemerintahan Dinasti Raja Shilla ini yang pernah berkuasa hampir selama 1000 tahun, sebaiknya Anda bermalam setidaknya selama 2 malam. Ada banyak tempat wisata yang bisa Anda kunjungi selama berada di kota yang bisa dibilang memiliki pengaruh percampuran budaya Jepang – Korea ini.
Kebanyakan tempat wisata di Gyeongju bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum dari pusat kota. Bus-bus wisata banyak diberangkatkan dari halte yang terdapat di pelataran stasiun kereta api Gyeongju (Gyeongju Train Station). Untuk itu, supaya memudahkan, carilah penginapan yang terletak di daerah sekitar Gyeongju Train Station. Beberapa Obyek Wisata Utama di Gyeongju:
Geumgwanchong Tomb (Gyeongsangbuk-do Gyeongju-si Noseo-dong 104, www.eguide.gj.go.kr , tiket masuknya gratis).
Geumgwanchong adalah pekuburan dari Shilla Dynasty (57 Sebelum Masehi – 935 Masehi). Dipercaya sebagai kuburan dari Raja Shilla, tempat ini sendiri baru ditemukan kembali pada tahun 1921 secara tidak sengaja. Untuk menuju tempat ini, Anda bisa menumpang bus dari Gyeongju Bus Terminal (terletak di sebelah kiri pintu keluar Gyeongju Train Station). Naik bus No. 11, 600, 604 dan berhenti di Nonghyeop.
Daereung-won Tumuli Park /Cheonmachong Tomb (Gyeongsanbuk-do Gyeongju-si Hwangnam-dong 82-2, tiket = W1500).
Di tempat ini Anda bisa mengunjungi komplek pekuburan dalam skala besar dari para raja dari dynasty Shilla dan juga para pejabat tinggi kerajaan pada saat itu.
Setidaknya terdapat 23 kuburan berukuran besar di sini,
diantaranya yang paling terkenal adalah kuburan dari Cheonmachong dan Hwangnamdaechong. Berkunjung ke tempat ini, Anda seakan dibawa kembali ke masa 1500 tahun lalu.
Untuk berkunjung ke Tumuli Park, Anda bisa menumpang bus no. 70 atau 42 dari Gyeongju Bus Terminal yang terletak di seberang Gyeongju Train Station dan berhenti pada halte yang tepat di depan pintu masuk Daeleungwon.
Cheomseongdae Observatory (Gyeonsangbuk-do Gyeongju-si Inwang-dong 839-1, tiket masuk = W500)
Cheomseongdae adalah fasilitas observasi astronomi tertua yang dibangun di seluruh Asia. Dibangun pada masa pemerintahan Queen Seon-deok (632-647) yang serialnya pernah diputar di sebuah stasiun TV swasta di tanah air. Pusat observasi ini ditujukan untuk melakukan peramalan cuaca yang bermanfaat untuk dunia agriculture di negeri itu.
Anda bakal terkagum-kagum akan ‘kecanggihan’ bangsa ini saat berkunjung ke objek wisata yang satu ini, bahwa mereka sudah mampu memprediksi cuaca dan musim yang akan datang dengan menggunakan peralatan sederhana.

Korea-01
Untuk menuju tempat ini, Anda bisa menumpang Bus No. 70 dari Gyeongju Express Bus Terminal, turun di Daereung-won Tumuli Park, setelah itu lanjutkan dengan berjalan kaki selama +/- 3 menit. Atau, Anda juga bisa menumpang Bus No. 10 atau 11 dari Gyeongju Express Bus Terminal, (seberang Intercity Bus Terminal) atau di depan kantor pos yang terletak di Gyeongju Station. Berhenti di Wolseong-dong (Daereung-won Tumuli Park), kemudian lanjutkan dengan 5 menit berjalan kaki.