Surabaya X-Treme Stunter’z

0

Surabaya X-Treme Stunter’z 1

Bermain dan memacu adrenalin, bagi kebanyakan orang merupakan sesuatu yang menakutkan, tapi tidak bagi orang-orang tertentu yang memang hobi dengan kegiatan tersebut. Banyak media yang bisa digunakan untuk melakukannya, salah satunya menggunakan sepeda motor, atau freestyle sepeda motor. Jika dibandingkan dengan olah raga ekstrim lainnya, seperti arung jeram atau bungee jumping, melakukan freestyle sepeda motor juga memiliki teknik-teknik tertentu dalam melakukannya. Di Indonesia sendiri banyak bermunculan penghobi-penghobi freestyle sepeda motor, yang berhimpun dalam sebuah komunitas untuk mengembangkan hobi dan kemampuannya.

Surabaya X-Treme Stunter’z (SXS) merupakan salah satu tim atau komunitas freestyle sepeda motor yang ada di kota Surabaya. Komunitas ini dibentuk pada tahun 2006, saat itu anggotanya berjumlah 50 orang, tapi sekarang anggotanya hanya 10 orang yang aktif. Menurut Ashari Almadani atau yang akrab disapa Dan’z, koordinator dari tim ini, awalnya SXS dibentuk karena pada waktu itu sedang marak freestyle, ahirnya Dia mencoba untuk mengkoordinir penghobi-penghobi freesrtyle itu. Selain mengikuti berbagai kompetisi, saat itu tim ini juga mendapat tawaran atau kerjasama dari dealer-dealer yang sedang mengadakan event atau promo, untuk menghibur dengan melakukan beberapa aksi freestyle sepeda motor.
Belajar freestyle memang tidak mudah, perlu latihan khusus agar bisa memainkannya. Mereka umumnya belajar pada senior mereka, serta melihat beberapa referensi freestyle yang ada di berbagai media, seperti televisi, internet, dan sebagainya. Ada 3 teknik dasar dalam melakukan freestyle sepeda motor, yaitu mengangkat roda belakang (Stoppie), mengangkat roda depan (Wheelie), dan memutar roda atau ban belakang sampai keluar asap (Burn Out). Dari 3 teknik dasar ini kemudian dikembangkan dengan menggabungkannya, atau melakukan modifikasi gerakan saat melakukannya, seperti Wheelie dengan satu tangan. Setiap hari minggu, tim ini kadang melakukan kegiatan atau latihan di Sirkuit Kenjeran Surabaya.

Kalau ingin terjun di dunia freestyle harus tahu resiko dan akibatnya, oleh karena itu harus menyediakan perlengkapan yang
Surabaya X-Treme Stunter’zmendukung keselamatan dan keamanan. Melakukan freestyle dengan sepeda motor cc kecil biasanya lebih gampang, dan resikonya lebih kecil, dibandingkan dengan motor gede atau Moge yang ber-cc besar. Ada tiga jenis Moge yang dipakai oleh Surabaya X-Treme Stunter’z, yaitu CBR 600, CBR 1000, dan Yamaha R6. Komunitas ini biasa berkumpul di Sokogo (Soto Koya Gokil’z), jalan Ngindenada penghobi atau komunitas freestyle lain yang tidak tahu kami, boleh main ke tempat kami, bisa sharing dan belajar bareng, atau mungkin kalau ada referensi tempat untuk main, bolehlah’ tegas Dan’z. Semolo nomor 10 Surabaya. ‘Jika