H. Kelana Aprilianto, SE

0

Bekerja Ikhlas dan Anti Pengkhianatan

 

 

Kerja itu harus ikhlas, berapapun hasil yang didapat harus disyukuri karena kita melakukannya dengan ikhlas.

Pesan ini disampaikan H. Kelana Aprilianto, SE, pemilik PO Pandawa 87 kepada Iklan Pos, Rabu (8/6). Menurutnya, agar bisa bekerja dengan ikhlas, maka pelaku bisnis harus mengedepankan rasa saling percaya. Kepercayaan itu mahal harganya, dan untuk mendapatkan kepercayaan itu tidak mudah.

“Hampir semua bisnis saya dipegang oleh orang kepercayaan. Selama mereka bisa menjaga kepercayaan dan memberi lebih, maka saya akan memberi mereka lebih bahkan melebihi yang mereka pikirkan,” jelas ayah dari 4 anak ini.

Meski sudah memberi kepercayaan pada karyawan, namun Kelana mengaku sering mendapat pengkhianatan dari orang kepercayaannya. Jika ada karyawan yang berkhianat, maka tidak ada kata maaf dan dia harus keluar dari perusahaan tersebut.

“Pebisnis itu harus berpikir rasional. Jika saya menggaji karyawan murah, mereka pasti tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya. Sehingga kerjaan juga tidak fokus. Tapi kalau kita pakai hati, kita akan tahu apa yang mereka butuhkan. Sama seperti hubungan antara ayah dan anak. Kalau anaknya senang, ayah juga ikut senang,” papar pria kelahiran Pasuruan, 21 April 1971 ini.

Kelana sendiri mengenal dunia bisnis dari kedua orangtuanya yang merupakan pendiri Koperasi Bangun Jaya di Pasuruan. Setelah terlibat dalam bisnis Koperasi, Kelana akhirnya mengembangkan bisnisnya dengan membangun sebuah hotel di Batu, Malang. Bisnisnya kini terus berkembang. Selain Bus Pariwisata 87, Kelana juga tercatat sebagai pemilik Perkebunan Kelapa Sawit di Bengkulu, Peternakan Sapi di Pasuruan dan Export-Import Sayur dan Buah di Bandung.

Pada bulan Ramadhan seperti ini, Kelana mendapat banyak berkah dari bisnis-bisnisnya, terutama di bidang transportasi. Ini disebabkan karena banyak masyarakat yang bepergian atau mudik. Meski bisnisnya kini mulai berkembang, namun diakui bahwa dia tidak terlalu direpotkan dengan urusan bisnis. Sebaliknya, ke depan dia justru ingin mencoba dunia politik. Pria yang tercatat sebagai Ketua DPD Hanura Jatim ini mengaku tidak pernah setengah-setengah dalam mengambil keputusan. “Ketika saya memutuskan aktif dalam dunia politik, berarti saya harus memberikan yang terbaik dan tidak mengecewakan,” pungkasnya. (noe)