Penampilan Makin Berkelas Dengan Tas Branded

dsc_3945Memiliki barang-barang branded memang mempunyai kepuasan tersendiri. Namun apa dikata, terdapat beberapa orang mengurungkan niatnya memiliki barang tersebut dikarenakan harganya yang selangit.
Meski demikian, pantang untuk membeli bahkan memiliki barang bajakan, sebab kualitas dan kenyamanannya tidak bisa disamakan dengan barang yang asli. Untuk itu, jalan yang satu ini bisa dijadikan pilihan yaitu dengan memburu barang branded second hand.
Barang branded second hand dapat kita jumpai di beberapa butik yang bertempat di Pakuwon Trade Centre (PTC). Seperti butik Promenade yang menyediakan beragam merek-merek ternama seperti Hermes, Louis Vuitton (LV), Gucci, Chanel, dan Balenciaga.
Barang-barang branded ini didapatkan dari customer yang sudah merasa bosan dan ingin ganti dengan yang baru, sehingga mereka menjualnya dan kemudian uangnya tersebut bisa digunakan untuk tambahan membeli barang baru. Maklum harga barunya bisa selangit. “Customer biasanya beli baru di counter seperti Louis Vuitton dengan harga sekitar 20 juta dan kalau sudah bosan mereka jual kembali, dan untuk mendapatkan tas branded agak susah, terkadang ada komunitas tersendiri. Sebab mereka cenderung untuk mencari dan sayang untuk melepaskan tasnya”, ucap Monica Puspitasari, owner Promenade.
Harga barang branded second hand jauh lebih murah dibandingkan dengan barunya, ambil contoh, Louis Vitton dengan model klasik harga barunya sekitar 10 juta, dan barang secondnya hanya 2-3 jutaan, tambah Monica.
Untuk saat ini, masyarakat banyak yang mencari tas jenis ini (Hermes) karena digunakan oleh Manohara. Memang tas ini biasanya untuk kalangan tertentu saja sebab harganya yang gak sembarangan, yaitu 100 juta baru dan sekitar 70 juta jika second.
Selain tas branded second hand juga terdapat aneka ikat pinggang, dompet, kaca mata, sepatu yang semuanya branded. Pastinya ada perasaan bangga memiliki barang-barang asli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *