Pemeriksaan Kesehatan Pranikah




Pernikahan merupakan jenjang akhir yang menjadi tujuan bagi insan yang merasa telah menemukan belahan jiwanya. Salah satu persiapan yang penting dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah. Hal ini berkaitan dengan kesehatan calon pengantin dan keturunannya nanti.
Menurut dr. Nancy, konsultan kesehatan Klinik Bedah dan Kecantikan LAVENDER yang ada di Jl. Rungkut Madya, Ruko Grand City Regency mengatakan, sebaiknya calon pengantin melakukan pemeriksaan kesehatan empat sampai enam bulan sebelum hari pernikahan. Hal ini bertujuan agar punya cukup waktu untuk mengambil tindakan pencegahan atau pengobatan.
Nancy menambahkan, ada beberapa pemeriksaan laboratorium yang biasa dilakukan oleh calon pengantin antara lain : pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan urine lengkap, pemeriksaan golongan darah, pemeriksaan HBsAg (untuk mengetahui kemungkinan peradangan hati/Hepatitis B), pemeriksaan VDRL dan TPHA (untuk mengetahui adanya kemungkinan penyakit sifilis atau tidak, serta untuk menghindari sifilis kongenital), pemeriksaan Hb Elektroforesis (untuk mengetahui ada tidaknya proses inflamasi, pemeriksaan anti HIV, dan Anti HCV (untuk mengetahui hepatitis C).
Sedangkan khusus untuk calon mempelai wanita ditambah dengan pemeriksaan TORCH (toxo, rubella, citomegalovirus, herpes simpleks). Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada infeksi yang ditularkan dari bulu-bulu anjing atau kucing yang dapat mempengaruhi kesuburan wanita.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*