Mobil Murah Ramah Lingkungan

0

a1Berita mengenai kebijakan mobil murah ramah lingkungan semakin gencar diperbincangkan oleh semua kalangan. Berbicara mengenai mobil murah, tidak hanya menegaskan mengenai kebutuhkan masyarakat, atau hak masyarakat untuk memiliki kendaraan pribadi, tetapi juga berbicara mengenai konsep Low Cost Green Car (LCGC). Para produsen dituntut bekerja keras untuk memproduksi mobil-mobil yang harganya murah, tapi juga ramah lingkungan.
Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur insentif produksi low cost green car alias mobil murah ramah lingkungan sudah diumumkan. Kementrian Perindustrian segera mengebut penerbitan peraturan pelaksanaannya untuk mengejar ambisi penjualan nasional 50 ribu unit hingga akhir tahun. LCGC diharapkan bisa menumbuhkan industri otomotif nasional hingga 10 persen, baik dari industri komponen hingga penjualannya.

d1Kebijakan mobil murah ramah lingkungan ini menuai pro dan kontra di masyarakat, banyak kalangan yang mendukung, tapi disatu sisi juga banyak yang pesimis kebijakan ini bermanfaat sebagai solusi transportasi dan industri otomotif nasional. Beberapa kalangan menganggap bahwa hal ini akan menambah sulit permasalahan yang hingga kini belum dapat terselesaikan, seperti kemacetan, semakin meningkatnya permintaan BBM, dan sebagainya.
Kebijakan mobil murah LCGC bias dengan konsep mobil murah dan konsep Low Cost Green Car, dan ini hanyalah mobil-mobil biasa yang ditujukan untuk para pengguna middle high economy. Konsep mobil murah LCGC dinegara maju dengan negara Indonesia sangat berbeda di negara asalnya yang dimaksud dengan LCGC yaitu mobil hemat energi yang telah menggunakan energi terbarukan (Hybird).

Produksi LCGC biasanya menggunakan material yang ramah lingkungan, serta tidak meninggalkan emisi karbon yang sangat tinggi pada saat produksi dan penggunaanya. Kebijakan ini mungkin adalah kabar baik yang menguntungkan bagi Anda yang ingin beralih dari penggunaan roda dua ke roda empat. Kita lihat saja kebijakan lain pemerintah untuk mengantisipasi permasalahan yang di timbulkan dari adanya kebijakan ini.