Melepas Penat Di Kabupaten Jember




Sesampainya dilokasi Air Terjun Tancak, Anda akan dibuat takjub oleh air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 80 meter.

a1

Dalam episode leisure kali ini Anda masih akan kami ajak menikmati pesona objek-objek wisata di Kabupaten Jember, setelah pada episode lalu Anda kami ajak menikmati eksotisnya pantai-pantai yang ada di Kabupaten ini. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Rembangan, objek wisata ini merupakan daerah dataran tinggi, yang letaknya berada disebelah utara kota Jember. Dari tempat ini Anda bisa melihat kota jember dengan leluasa. Disekitar objek wisata terdapat hamparan perkebunan buah naga, peternakan sapi perah, penginapan dan pemandian. Jika malam tiba, gemerlap lampu yang membentang dari arah timur sampai barat kota Jember sangat memukau.

Bagi Anda yang ingin menikmati wisata alam serta belajar mengenai flora dan fauna, Anda bisa mendatangi Taman Botani Sukorambi. Objek wisata ini berada di Jalan Mujahir, Kecamatan Sukorambi, tepatnya disebelah barat kota Jember. Taman yang berdiri diatas lahan seluas 8 hektar ini menawarkan aneka ragam tanaman, tumbuh-tumbuhan, koleksi hewan, kolam renang, flying fox, taman bacaan, dan lain sebagainya. Selain sebagai tempat wisata, Taman Botani Sukorambi ini juga menjadi sarana belajar masyarakat agar mencintai alam, serta flora dan fauna. Tak jarang jika hari libur tiba, banyak sekolah-sekolah atau instansi pendidikan yang ada di luar kota Jember berkunjung ke taman ini.

Jember ternyata memiliki air terjun yang eksotis dan belum banyak diketahui wisatawan, air terjun ini berada di daerah perbukitan Tancak, Desa Suci, Kecamatan Panti. Untuk menuju desa Suci dibutuhkan waktu sekitar 30 menit dari pusat kota jember. Setelah sampai di desa suci, Anda bisa memarkir kendaraan Anda di rumah penduduk, dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 3 Kilometer untuk sampai dilokasi Air Terjun Tancak. Meskipun perjalanannya agak jauh, selama perjalanan Anda akan disuguhi pemandangan yang indah, serta melihat para pemetik kopi yang ada di kebun-kebun kopi dilatar belakangi gunung Pasang.

Sesampainya dilokasi Air Terjun Tancak, Anda akan dibuat takjub oleh air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 80 meter. Rasa lelah dan penat selama perjalanan akan hilang seketika, ketika Anda menikmati hembusan udara yang sejuk dan air terjun dengan kesegaran yang luar biasa. Anda bisa mandi dan berenang, serta menikmati pijatan alami air terjun di kolam yang tepat berada dibawah air terjun. Bagi Anda yang akan berkunjung ke objek wisata ini disarankan dilakukan pada musim kemarau, karena saat musim hujan kondisi jalan menuju lokasi akan becek dan licin, serta banyak binatang lintah disepanjang jalan, hal ini akan membahayakan pengunjung.

Naik kereta api dan menikmati pesona alam disekitarnya merupakan suatu hal yang menyenangkan. Hal ini bisa Anda lakukan ketika berkunjung ke Jember menikmati wisata lori, yang menyuguhkan wisata alam, budaya dan sejarah. Lori atau kereta ini melewati jalur Perusahaan Kereta Api Negara Staatspoorwegen, yang dibuka pada tahun 1902. Disepanjang perjalanan Anda akan disuguhi agrowisata perkebunan kopi, cokelat, hutan pinus dan panorama gunung Gumitir. Anda juga akan melintasi Terowongan Garahan sepanjang 113 meter dan Terowongan Mrawan sepanjang 690 meter, serta melintasi jembatan tinggi yang memacu andrenalin.

Bagi Anda penggemar cerutu, Jember merupakan penghasil cerutu yang produknya banyak di ekspor ke luar negeri. Sebagai penghasil tembakau terbesar di Jawa Timur, Jember memiliki beberapa agro wisata tembakau, salah satunya Agro Wisata Tembakau Jember Besoeki Na Oogst, yang berada di Desa Ajung, Kecamatan Jenggawah. Selain memiliki kudapan tradisional suwar-suwir, salah satu minuman tradisional Jember,yang menarik perhatian kami yaitu Wedang Cor. Wedang cor merupakan minuman wedang jahe yang dicampur tape ketan hitam serta susu, minuman ini sangat digemari oleh masyarakat setempat, biasanya penjual wedang cor berjualan di malam hari.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*