Saatnya Hidup Tanpa Stalking

0

Banyak cara dilakukan untuk mengobati rasa ingin tahu seseorang, salah satunya dengan melakukan stalking. Apakah stalking itu? Stalking merupakan kegiatan memantau aktivitas atau kesibukan seseorang melalui akun media sosialnya secara sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan pemilik akun.

Istilah stalking mulai dikenal sejak bermunculan berbagai sosial media. Ada yang ingin tahu aktivitas sahabat, mantan pacar, musuh, saudara, bahkan rekan bisnis. Orang yang melakukan stalking disebut stalker.  Banyak orang menganggap stalking sebagai candu karena bisa membuat orang penasaran dan terus melakukan stalking. Bahkan mereka rela kehilangan waktunya demi mengetahui aktivitas orang yang diburunya.

Ada beberapa jenis stalker, yaitu :

  1. Stalker Jenis Tutup Mulut

Stalker jenis ini adalah seseorang yang pura-pura tidak mengakui aktivitas stalking. Padahal sesungguhnya dia sering mencermati aktivitas orang yang ingin diketahuinya melalui sosial media. Dalam aksinya, stalker jenis ini sering melakukan secara diam-diam dan ketika ditanya tentang orang yang di-stalking, dia akan pura-pura tidak tahu.

  1. Stalker Jenis Penyuka

Stalker jenis ini tarafnya lebih berat dibandingkan stalker tutup mulut. Jika stalker tutup mulut cuma diam dan merahasiakan aktivitas stalkingnya, namun yang jenis penyuka ini lebih terbuka. Selain mengetahui, stalker juga berencana untuk melakukan pendekatan.

Begitu juga dalam dunia bisnis, stalker jenis ini berburu informasi tentang kegiatan yang disukai calon rekan bisnis, tujuannya agar kerjasama bisnisnya bisa lancar.

  1. Stalker Jenis Pengganggu

Namanya juga pengganggu, sehingga kegiatannya tidak hanya stalking, tapi juga berusaha merugikan orang yang di-stalking. Stalker jenis ini biasanya membuat hidup seseorang menjadi resah dan gelisah. Biasanya stalker jenis ini memiliki masa lalu yang kurang baik, sehingga dia selalu memiliki niat buruk terhadap seseorang.

Untuk menangani stalker jenis ini sebaiknya segera bertindak dengan menutup akun sosmed dan membuat akun baru.

  1. Stalker Jenis Psycho

Stalker jenis ini sangat berisiko karena memiliki kepribadian aneh. Sesudah melakukan pemantauan diam-diam, mereka akan bertindak konyol dan kadang-kadang menjengkelkan. Bahkan bisa jadi mereka akan menguntit kesibukan keseharian Anda.

Dari ke-empat jenis stalker diatas, Anda bisa mengetahui termasuk jenis yang mana. Jika Anda merasa terganggu dengan kebiasaan stalking, ada beberapa cara bisa dilakukan untuk mengurangi kebiasaan tersebut, yaitu :

  1. Uninstall aplikasi media sosial

Biasanya akses termudah untuk stalking adalah handphone. Maka sebaiknya uninstall semuanya hingga hati terasa tenang.

  1. Hapus pertemanan

Sikap ini memang membutuhkan keberanian. Dengan menghapus pertemanan, maka Anda tidak akan penasaran dengan kegiatan teman Anda tersebut.

  1. Buat dirimu sangat sibuk

Kegiatan stalking biasanya terjadi karena Anda memiliki banyak waktu luang dan mengisinya dengan membuka akun orang lain. Artinya semakin banyak kegiatan positif yang Anda lakukan, maka makin sedikit pula kesempatan untuk membuka akun orang lain.

  1. Self reward

Buat perjanjian dalam diri sendiri bahwa Anda akan memberi hadiah jika bisa menekan rasa kepo atau rasa ingin tahu. Lakukan terus berulang-ulang agar Anda tidak mengurusi kegiatan orang lain. (noe)