Pengaruh Gadget Bagi Balita

0

aSebenarnya penggunaan tablet untuk balita ini memiliki pengaruh yang positif dan negatif, bagi perkembangan balita.

Perkembangan teknologi yang semakin pesat, memberikan pengaruh yang sangat besar bagi kita yang hidup di era ini. Baik muda atau pun tua, bahkan balita sekalipun, saat ini akrab dengan gadget yang hadir dalam kehidupan mereka. Tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa kehadiran gadget-gadget itu memberikan pengaruh besar pada kehidupan mereka, baik itu pengaruh positif maupun pengaruh yang negatif. Tapi sudah sadarkah kita, akan dampak atau pengaruh dari dari gadget yang kita punya bagi kehidupan keluarga kita, lebih-lebih lagi terhadap Balita. Pemakaian gadget bagi balita saat ini juga menuai pro dan kontra oleh masyarakat.

Secara estimologi gadget merupakan sebuah istilah dalam bahasa Inggris, yang berarti perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Perbedaan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah adanya unsure ‘pembaharuan’. Gadget adalah alat elektronik yang memiliki pembaharuan dari hari ke hari, sehingga membuat hidup manusia lebih praktis. Gadget yang umum dipakai masyarakat saat ini yaitu laptop, tablet, serta smartphone. Di awal kehadirannya, gadget ini hanya digunakan secara terbatas oleh kalangan profesional dan pekerja. Namun seiring perkembangannya, gadget kian familiar digunakan sejumlah kalangan, termasuk balita.

Gadget seperti tablet atau smartphone saat ini sangat mudah digunakan, termasuk oleh anak balita. Navigasi dan pengoperasiannya tidak memerlukan kemampuan mengetik atau membaca, sehingga anak-anak dapat dengan mudah menggunakannya. Melihat foto, video, mendengarkan music, atau bermain game, bisa dilakukan oleh anak balita dengan gadget tersebut. Gadget ini pun bertransformasi menjadi sebuah benda yang diidam-idamkan oleh sebagian besar anak balita. Banyak produsen-produsen gadget ini merilis produknya yang khusus dibuat untuk anak-anak,dengan mengiming-imingi aplikasi yang dapat mendukung tumbuh kembang anak.

Pemakaian gadget dapat menjadi alat belajar yang canggih untuk anak usia balita. Jika si kecil sangat tertarik bermain gadget, berikanlah permainan atau aplikasi yang edukatif, seperti mengajarkan tentang seni, matematika, kesiapan membaca, ketrampilan menghitung, pengenalan huruf, serta pengenalan bentuk. Anak prasekolah pada umumnya sangat tertarik pada gambar dan suara dibandingkan dengan tulisan yang ada pada buku. Berikanlah permainan yang cocok dan sesuai dengan kemampuan si kecil, apalagi jika hal itu bisa disesuaikan dengan bakat atau hobi yang dia miliki, karena akan menjadi pengetahuan awal bagi mereka saat belajar.

Banyaknya waktu si kecil yang dihabiskan di depan layar, tidak peduli seberapa edukatifnya program yang ada, hal ini tidak dapat menggantikan pengajaran yang dilakukan secara aktif. Orang tua sering membatasi kebiasaan anak menonton TV, tapi tidak begitu halnya dengan penggunaan gadget pada anaknya, karena dinilai lebih berisi nilai edukatif. Para ilmuwan mengatakan, bahwa sebenarnya cara terbaik untuk mengembangkan dan mengoptimalkan pemikiran anak, adalah melalui eksplorasi anggota tubuh, dan berinteraksi aktif dengan orang lain serta lingkungannya, bukan dalam dunia atau penampakan virtual dalam gadget.

Gadget memang bukan alat terbaik untuk mendukung tumbuh kembang anak, mengingat stimulasi perkembangan motorik dan psikomotorik anak perlu dirangsang melalui permainan non-elektronik. Intensitas penggunaan tablet bagi balita juga menjadi kekhawatiran sejumlah dokter dan ahli kesehatan. Sebenarnya penggunaan tablet untuk balita ini memiliki pengaruh yang positif dan negatif bagi perkembangan balita. Hal ini juga tergantung pada sikap orang tua dalam memilih gadget dan konten yang baik untuk anak balitanya, membimbing mereka dan mendampinginya saat menggunakan gadget, dengan porsi belajar yang tepat.