Ngabuburit Unik di Indonesia

0

Ngabuburit seringkali diartikan sebagai kegiatan mengisi waktu sampai tiba saatnya berbuka puasa. Padahal jika mau ditelusuri, ngabuburit sebenarnya berasal dari bahasa Sunda, yaitu dari kata ‘burit’ artinya penanda waktu yang berarti sore hari. Bagi orang Sunda tidak hanya ada istilah ngabuburit, tapi juga ada istilah ngabeubeurang yang artinya menunggu siang hari. Tujuan ngabuburit adalah melupakan rasa lapar dan dahaga dengan melakukan aktifitas tertentu.

Saat ini, ngabuburit identik dengan kegiatan-kegiatan untuk mengisi waktu luang. Misalnya dengan membuat dan menjual takjil, bermain game, menonton televise, ngobrol dengan teman-teman, hingga jalan-jalan ke mall. Diluar itu, ternyata banyak kegiatan unik yang dilakukan selama ngabuburit.

Berikut ini ada beberapa kegiatan ngabuburit unik di Indonesia, yaitu :

  1. Ngabuburit sambil merekam bus berklakson ‘Telolet’.

Tradisi ini terlihat dalam ngabuburit kemarin di Jombang. Seperti dilakukan beberapa anak yang tergabung dalam Bus Mania Kabupaten Jombang di awal Puasa lalu. Sambil menunggu azan maghrib, mereka merekam laju bus dijalan raya dengan telepon genggamnya demi mendapatkan suara klakson ‘telolet’ dari sopir bus.

  1. Ngabuburit sambil menerbangkan layangan hias.

Tradisi menerbangkan layangan hias sudah menjadi tradisi turun temurun masyarakat Majalengka. Kebetulan setiap kali bulan Ramadhan selalu berbarengan dengan musim kemarau yang anginnya kencang. Biasanya yang menerbangkan layangan adalah para petani setelah mengolah sawah mereka. Kondisi ini tentu saja menguntungkan pedagang layangan, bahkan omzetnya bisa naik hingga 3 kali lipat.

  1. Ngabuburit sambil uji nyali di penjara Zombie.

Kegiatan unik ini memang baru diadakan tahun ini oleh Dead Prison yang merupakan wahana tematik pertama di Indonesia yang berada di Mall of Indonesia, Jakarta. Permainan ini memang ditujukan untuk anak-anak dan remaja. Sedangkan yang berperan sebagai zombie adalah mereka yang tergabung dalam Kompi Zombie (Komunitas Pecinta Zombie Indonesia). Namanya juga permainan, sehingga unsure menyeramkan hanya terlihat di bagian luar saja.

  1. Ngabuburit sambil membuat film pendek.

Kegiatan ini bisa ditemukan di Taman Baca Masyarakat (TBM) Sukamulya, Bandung. Disana biasanya ada sekelompok remaja yang kerap membuat film pendek bertema Islami dengan setting di area taman baca tersebut. Tujuannya adalah agar mereka bisa menghasilkan karya yang bermanfaat daripada sekedar hura-hura.  (berbagai sumber)