Motovlog, Hobi yang Mendatangkan Untung

0

Hobi Vlog atau video blog ternyata bisa dilakukan dengan berbagai media. Ada yang menggunakan handycam, handphone, kamera bahkan yang terbaru adalah mereka sambil berkendara, baik sepeda motor maupun mobil. Teknik merekam yang terakhir inilah yang dikenal dengan Motovlog.

Trend motovlog kini memang banyak ditemui dijalanan. Paling kentara adalah jika melihat pengendara sepeda motor yang helm-nya dilengkapi dengan kamera. “Pada dasarnya saya memang suka riding, lalu merekam perjalanan selama riding. Tadinya hanya untuk dokumentasi pribadi, tapi lama-lama share di youtube,” kata Fachri Hadi, salah seorang pelaku Motovlog kepada Iklan Pos, Rabu (24/8).

Beruntung, viewer-nya terus bertambah. Kondisi inilah yang membuatnya semangat untuk membuat video yang tidak hanya memberi informasi tapi juga edukasi. Fachri sendiri lebih senang ‘mengangkat’ isu-isu yang sedang trend, seperti penggunaan knalpot dan pengrajin knalpot di Indonesia yang ternyata menjiplak merk luar negeri.

Saat ditanya tentang income yang diterima, Fachri dengan tegas mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu peduli dengan income yang masuk. “Pemasukan dari youtube memang ada, tapi itu bukan prioritas utama. Saya menekuni ini karena hobi, dan itulah kepuasan saya,” tambah pemilik akun Fahrihp ini.

Meski merasa puas karena bisa berkarya, namun diakui bahwa tidak semua karya yang bagus itu diminati masyarakat. Buktinya, di Indonesia ini, masyarakat lebih suka dengan konten kecelakaan, test ride sebuah motor (motor keluaran terbaru atau motor gede) dan tayangan kebut-kebutan.

Guna menunjang kualitas tayangan, mahasiswa ITS jurusan Sistem Informasi ini sering berkomunikasi dengan teman-teman motovlogger terutama dan Jakarta dan Bandung. Justru merekalah yang mendorongnya untuk menghasilkan tayangan yang berkualitas dan banyak diminati.

Bila Anda ingin menjadi vlogger yang memiliki banyak pengunjung (viewer), ada beberapa tips, yaitu:

  1. Jadi diri sendiri

Setiap orang memiliki keunikan dan kepribadian yang berbeda. Dalam vlog, Anda tidak perlu menjadi orang lain. Anda bisa leluas menjadi diri sendiri, tampil apa adanya, dan tampil percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki.

  1. Tentukan target

Setiap konten yang disajikan dalam media konvensional hingga digital pasti memiliki pasar dan target tersendiri. Untuk itu, pilihlah target pasar yang sesuai dengan viewer Anda. Untuk mendapat gambaran target viewer, bisa dilihat laporan analytics yang ada di berbagai platform media sosial Anda.

  1. Memasang iklan

Selain mendapatkan pengunjung langsung, Anda juga harus mempromosikan video melalui layanan iklan Google, Facebook, Twitter dan lainnya dengan biaya yang bisa disesuaikan.

  1. Pengolahan video

Membuat video pasti berbeda dengan membidik foto. Sebelum mengunggah video, Anda harus melakukan proses editing agar video menjadi lebih menarik. Untuk itu, penting bagi seorang vlogger memiliki kemampuan menyunting video.

  1. Koneksi internet

Menjadi seorang vlogger berarti harus memiliki koneksi internet yang cepat untuk mengunggah video atau mencari referensi konten.

  1. Konsisten berlatih dan berkarya

Setiap hal yang Anda kerjakan, baik di dunia maya dan nyata harus memiliki konsistensi. Bahkan teori yang dimuat dalam buku Outliers karya Malcom Gladwell mengatakan, untuk menjadi seorang profesional, Anda membutuhkan waktu 10.000 jam latihan dan berkarya.

Narasumber : fakhrihp motovlog