Menjual Potensi Wisata Daerah

0

02-1Kemas objek wisata yang akan ditawarkan dalam sebuah profil foto atau video agar menarik minat orang yang melihatnya.

Indonesia dengan ribuan pulau, kekayaan dan keindahan alam, keragaman budaya serta adat istiadat yang unik, memiliki destinasi-destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan lokal maupun Mancanegara. Ragam wisata seperti wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah, wisata religi, wisata kuliner, dan sebagainya, memiliki peminat-peminat khusus. Mereka umumnya tidak sendiri, ditemani orang yang memiliki minat serta tujuan yang sama, berkelompok serta ada yang mengorganisir. Ketika keinginan mereka terorganisir dengan baik, segala kebutuhan pendukung bisa terpenuhi, maka kegiatan berwisata akan menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Sebaliknya, ketika mereka ingin berwisata, tidak tahu destinasi yang akan dituju, kebutuhan mulai transportasi hingga akomodasi yang belum pasti, berwisata akan menjadi sesuatu yang kurang menyenangkan. Bagi pebisnis yang kreatif, masalah ini sebenarnya merupakan sebuah peluang bisnis, menawarkan jasa paket perjalanan wisata kepada mereka. Mengemas potensi-potensi wisata daerah beserta sarana pendukungnya, dan menjualnya kepada mereka yang memerlukan. Saat ini tidak terlalu banyak biro perjalanan wisata, melirik dan menjual potensi-potensi wisata daerah yang dikemas dalam sebuah konsep kreatif, dalam paket-paket khusus untuk menarik wisatawan.

Sebuah desa kadang memiliki banyak destinasi wisata yang unik, baik dari pesona keindahan alamnya, budaya dan adat istiadatnya, kulinernya, sejarahnya, serta bangunan-bangunannya. Apalagi dalam skala tingkat kabupaten, tentunya akan lebih banyak lagi destinasi-destinasi wisata yang bisa kita masukkan dalam daftar objek wisata unik yang akan menjadi prioritas objek wisata pilihan yang bisa dijual. Setelah objek-objek wisata yang akan dijual dalam paket wisata sudah ditentukan, bisa dilakukan survey lokasi untuk mengetahui kelengkapan akomodasinya, karena dari sini nantinya juga bisa diketahui besaran harga dari paket yang akan ditawarkan.

Kemas objek wisata yang akan ditawarkan dalam sebuah profil foto atau video agar menarik minat orang yang melihatnya. Sajikan detail-detail objek dalam gambar visual, serta ceritakan apa menariknya dari objek tersebut secara persuasif, sehingga mereka yang melihat minat dan keinginannya akan bertambah. Setelah itu pilih alat tranportasi yang akan digunakan, serta mulai membangun link dengan para pelaku industri wisata yang ada di daerah tersebut. Untuk mempermudah tahapan pelaksanaannya, informasi-informasi awal bisa didapat dari Dinas Pariwisata yang ada di daerah setempat, atau website resminya yang menyajikan informasi itu.

Segmentasi yang dituju haruslah disesuaikan dengan paket-paket wisata yang akan ditawarkan. Untuk target awal bisa membidik segmen kelompok atau grup, karena ini akan lebih menguntukan daripada perorangan. Sebagai contoh bisa membidik segmen perusahan atau kantor yang akan melakukan acara outing kantor, karena biasanya mereka memiliki agenda tetap setiap tahunnya untuk melakukan acara outing mengunjungi objek-objek wisata yang ingin mereka tuju. Jika pelayanan yang diberikan memuaskan, tentunya kualitas layanan itu akan mereka pertimbangkan untuk acara outing berikutnya, sehingga ada kemungkinan untuk menjadi pelanggan setia.

Dibutuhkan seorang tour guide atau pemandu wisata khusus yang memiliki kualifikasi sebagai pemandu profesional, yang mengerti benar semua informasi destinasi-destinasi wisata yang ditawarkan dalam paket wisata tersebut. Untuk promosi bisnis atau usaha ini bisa dilakukan dengan membuat sebuah website yang didalamnya berisi profil lengkap perusahaan serta paket-paket wisata yang ditawarkan. Membuat sosial media yang nantinya juga bisa bisa menjadi media branding serta sarana komunikasi pemasaran dalam jejaring sosial. Prospek bisnis ini memiliki peluang yang sangat cerah, jika Anda suka travelling bisnis ini cocok sekali untuk Anda jalankan.