Mengenal Teknologi Augmented Reality (Aplikasi Dalam Dunia Branding Dan Digital Marketing)

0

aTeknologi ini akan membuat pengalaman baru yang luar biasa dalam berinteraksi, sehingga bisa memperkecil jarak antara konsumen dan brand.
Pesatnya perkembangan teknologi yang semakin menggila, membuat aplikasi-aplikasi terapannya memberi manfaat yang luar biasa, Augmented Reality (AR) salah satunya. Teknologi Augmented Reality atau Realitas Tertambah, merupakan teknologi yang bisa menggabungkan objek-objek virtual dalam dunia nyata. Objek virtual atau benda-benda maya dihadirkan dalam bentuk 2 Dimensi atau 3 Dimensi, objek virtual itu diproyeksikan dalam waktu yang nyata, sehingga terjadi interaksi antara objek virtual itu dengan dunia nyata. Jika Anda pernah melihat film Iron Man, dimana Toni Stark berinteraksi dengan objek-objek virtual, begitulah gambaran sekilas mengenai aplikasi penggunaan dari teknologi Augmented Reality ini.
Tidak seperti halnya realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, AR atau Realitas Tertambah ini, sekedar menambahkan atau melengkapi kenyataan. Objek virtual atau benda-benda maya menampilkan informasi yang tidak dapat diterima oleh pengguna dengan inderanya sendiri. Hal ini membuat realitas tertambah sesuai sebagai alat untuk membantu persepsi dan interaksi penggunanya dengan dunia nyata. Informasi yang ditampilkan oleh benda maya membantu penggunanya melakukan kegiatan-kegiatan dalam dunia nyata. Realitas tertambah juga dapat diaplikasikan untuk semua indera, termasuk pendengaran, peraba, serta penciuman.

Sistem Augmented Reality bekerja berdasarkan deteksi citra, dan citra yang digunakan adalah marker. Marker Augmented Reality ini bisa berupa objek 2D atau 3D. Prinsip kerjanya secara sederhana menggunakan kamera yang telah dikalibrasi, kamera akan mendeteksi marker yang diberikan, kemudian setelah mengenali dan menandai pola marker, kamera akan melakukan perhitungan apakah marker sesuai dengan database yang dimiliki. Bila tidak, maka informasi marker tidak akan diolah, tetapi bila sesuai maka informasi marker akan digunakan untuk merender dan menampilkan objek animasi 2D atau 3D, yang telah dibuat sebelumnya.

Aplikasi dari teknologi Augmented Reality ini memberikan manfaat dalam berbagai bidang, seperti dunia Kedokteran, Hiburan, Pendidikan, Industri, Bisnis dan sebagainya. Menurut Didit Prasetyo, Creative Director, Digital Media Mulia, teknologi Augmented Reality merupakan terobosan yang kreatif dan inovatif untuk diaplikasikan dalam dunia Branding dan Marketing Digital. Ketatnya persaingan dunia bisnis, membuat pelaku bisnis dituntut untuk semakin kreatif dalam menciptakan strategi pemasaran. Teknologi ini akan membuat pengalaman baru yang luar biasa dalam berinteraksi, sehingga bisa memperkecil jarak antara konsumen dan brand.

Saat ini, aplikasi-aplikasi Augmented Reality bisa diakses mobile menggunakan smartphone yang berbasis android. Aplikasi ini bisa di download gratis, dan dimainkan atau dijalankan dalam keadaan offline maupun online. Banyaknya pengguna smartphone yang berbasis android saat ini, dan diprediksi akan meningkat setiap tahunnya, akan menjadi media yang sangat efektif bagi pemanfaatan teknologi ini. Beberapa brand besar banyak yang menggunakan teknologi ini, sebagai digital marketing dan brand activation. Brand activation merupakan salah satu bentuk promosi brand, mendekatkan brand dan konsumennya melalui berbagai aktivitas yang menarik perhatian.
Pengalaman yang dirasakan konsumen ketika menggunakan aplikasi-aplikasi yang berbasis Augmented Reality ini, dinilai banyak pakar marketing dapat mendorong terbangunnya hubungan emosional yang lebih mendalam antara konsumen dan brand. Augmented reality akan menjadi salah satu strategi digital marketing yang akan banyak dipakai dimasa depan. Saat ini demam Augmented Reality tengah melanda Indonesia, walau gaungnya belum kencang terdengar namun sudah banyak perusahaan yang menggunakan teknologi ini, untuk menciptakan brand awareness and acceptability. Hal ini tentunya dilakukan untuk meningkatkan penjualan perusahaan.