Bisnis Kuliner dan Pariwisata Diuntungkan oleh Fenomena Action Cam

0

Tren fotografi saat ini ternyata mulai mengalami pergeseran. Peralatan fotografi yang semula dipakai fotografer professional, kini juga dimiliki fotografer non professional. Salah satunya adalah fenomena action cam dan drone dalam dunia fotografi.

Banyak masyarakat yang memiliki kedua peralatan tersebut dan mengunggahnya di sosial media. Hasilnya, hasil foto mereka tidak berbeda jauh dengan bidikan fotografer professional. Tidak hanya itu, secara tidak langsung gaya hidup ini ikut menaikkan sector pariwisata dan bisnis kuliner.

Seperti diungkapkan Imam Sanusi, Fotografer Profesional, masyarakat yang memiliki action cam biasanya akan mencari obyek foto yang menarik, biasanya di café atau pertokoan yang memiliki interior menarik. Tidak sedikit juga yang menggunakannya di alam terbuka, terutama penggunaan drone.

Action cam itu kan dipakai untuk selfie. Agar hasilnya lebih menarik, biasanya mereka mencari view yang menarik juga. Awalnya hanya iseng dan mengunggah ke sosial media, akhirnya banyak yang ‘like’ dan memberi komentar. Lama-lama muncul keinginan untuk hunting lokasi dan jadi kecanduan foto,” jelasnya kepada Iklan Pos, Selasa (5/4).

Bagi sebagian orang, kondisi ini menjadi peluang usaha tersendiri. Muncul ide untuk mendirikan café dengan ‘menjual’ suasana yang nyaman dan interior menarik. Tujuannya adalah menarik minat masyarakat untuk datang dan selfie, lalu mengunggahnya di sosial media. Bahkan ada juga resto atau café yang menyediakan area khusus untuk selfie.

Begitu juga dengan obyek wisata. Masyarakat pengguna action cam biasanya tak mau kehilangan momen langka dan menarik dari sebuah obyek wisata. Mereka lalu berburu mencari dan mendatangi obyek wisata yang dianggap menarik. Apalagi yang dilakukan kalau bukan untuk foto. Suatu kebanggan tersendiri bagi mereka. Apalagi sekarang banyak sosial media seperti instagram, facebook yang memudahkan mereka untuk menunjukkan hasil bidikan tersebut.

“Memang sih, pakai kamera android atau kamera pocket biasa juga bisa, tapi hasilnya tidak sebagus pakai go pro atau drone. Lagipula harganya juga bervariasi, ada yang murah dan mahal tergantung kemampuan,” tambahnya.

Selain untuk pariwisata, action cam dan drone juga sering dipakai untuk berolah raga, seperti surfing, skateboard dan olah raga ekstrem lainnya. Bahkan banyak juga kantor media, terutama televisi yang menggunakan action cam tersebut untuk melengkapi berita dan program-program mereka. (noe)