Gaya Hidup Ala Vegetarian

0

a1Makanan vegetarian juga dapat dijadikan sebagai program diet, bagi mereka penderita penyakit yang harus menghindarkan makanan berlemak tinggi, atau yang mengandung kolesterol jahat.

Gaya hidup ala Vegetarian beberapa tahun terahir menjadi tren yang peminatnya terus berambah dari tahun ke tahun, hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya depot atau rumah makan vegetarian yang setiap tahunnya terus bertambah dan berkembang.  Selain untuk kesehatan, mereka memilih menjadi vegetarian dengan alasan untuk diet, mengikuti anjuran terkait agama tertentu, etika memperlakukan hewan, bahkan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Lingkungan dipakai sebagai alasan, karena industri peternakan untuk pemenuhan konsumsi daging dunia, menghasilkan emisi karbondioksida tertinggi, jika dibandingkan dengan kendaraan bermotor.

Vegetarian adalah sebutan bagi mereka yang hanya makan tumbuh-tumbuhan, tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup, seperti daging dan unggas, namun masih mengonsumsi makanan laut seperti ikan, atau produk olahan hewan lainnya seperti telur, keju, susu, dan madu. Sedangkan Vegan merupakan vegetarian yang murni meninggalkan makanan hewani dan turunannya, mereka hanya mau bahan makanan nabati saja. Karena begitu perdulinya terhadap hewan, para Vegan juga menentang penggunaan produk non makanan yang berasal dari hewan, seperti pakaian, aksesoris, dan lain sebagainya.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, varian makanan vegetarian tidak hanya menggunakan sayur sebagai bahan utamanya. Saat ini telah dikembangkan bahan makanan yang merupakan hasil olahan tepung, jamur dan sebagainya, yang dibentuk menyerupai daging asli, seperti daging sapi atau ayam. Daging-daging ini sebagai variasi masakan vegetarian, juga membantu proses adaptasi bagi seseorang yang akan menjadi vegetarian. Makanan vegetarian juga dapat dijadikan sebagai program diet, bagi mereka penderita penyakit yang harus menghindarkan makanan berlemak tinggi, atau yang mengandung kolesterol jahat.

Asupan gizi dan serat makanan vegetarian yang diterima tubuh dalam jumlah cukup, sama dengan jumlah kalori yang dihasilkan dari produk daging. Selain gizi yang seimbang, makanan vegetarian juga dapat menyehatkan proses pencernaan dalam tubuh, karena kandungan serat dari sayuran maupun buah. Makanan vegetarian membantu proses metabolisme tubuh dalam menjalankan fungsinya, dan membuat kerja usus maupun lambung tidak terlalu berat dalam proses pencernaan.  Proses pencernaan yang lancar akan membantu sirkulasi dalam tubuh menjadi lebih baik lagi.

Di negeri ini untuk mendapatkan bahan makanan vegetarian sangatlah mudah dan murah, seperti halnya berbagai macam sayuran, buah dan tempe yang dapat kita temui di pasar dan depot-depot makanan. Menurut Dr. Drs. Susianto, MKM, International Vegetarian Union Asia Pacific Coordinator, dalam Vegetarian Expo & Talk Show, kacang kedelai atau tempe memberikan protein yang setara dengan daging, bahkan kandungan kalsiumnya 10 kali lebih besar. Di Jepang harga tempe mahal dan ada dalam menu hotel bintang lima, karena masyarakat disana mengerti kandungannya dan sangat menghargai.
Untuk mulai bervegetarian Anda dapat mengurangi konsumsi daging secara bertahap, agar tubuh bisa melakukan penyesuaian.  Penelitian baru menunjukkan, Anda tidak perlu menghindari daging selamanya untuk menikmati manfaat yang didapat vegetarian paruh waktu. Makan dengan menu sayuran dua hari saja dalam seminggu bisa menghasilkan manfaat kesehatan, lingkungan, dan keuangan yang nyata. Dengan memenuhi kebutuhan gizi seimbang, nutrisi yang cukup, dan olah raga yang teratur, kita akan mempunyai tubuh sehat.