Citarasa Kuliner Kabupaten Magetan

0

a1Jika Anda ingin menikmati manisnya jeruk ini langsung dari kebunnya, saat ini adalah waktu yang tepat, karena musim panen Pamelo ada di bulan April hingga Juni setiap tahunnya.

Untuk episode Leisure dalam negeri kali ini, kami akan ajak Anda menikmati kuliner atau makanan khas Kabupaten Magetan. Magetan merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang letaknya berbatasan langsung dengan Jawa Tengah, kabupaten ini dilalui oleh jalur utama Surabaya-Yogyakarta dan jalur kereta api lintas selatan pulau Jawa. Selain memiliki objek wisata alam yang sangat terkenal, seperti Telaga Sarangan, Magetan juga mempunyai ragam wisata kuliner yang khas. Tahu Tepo, Lempeng, Bolu, Ayam Gandu dan Jeruk Pamelo adalah beberapa makanan khas kabupaten ini yang patut Anda coba.

Bagi Anda penikmat kuliner berbahan dasar tahu, seperti Tahu Tek, Tahu Telur dan Kupat Tahu, Tepo Tahu khas Magetan ini merupakan makanan yang mirip dengan ketiganya. Tepo adalah sejenis lontong yang berbentuk seperti limas atau piramida. Tepo tahu terdiri dari irisan tepo diatas piring yang sudah dikasih bumbu kacang, kemudian diberi irisan telur, tahu dan tempe serta kecap manis. Sebagai pelengkap, ada tambahan taoge rebus, daun seledri, taburan bawang dan kacang goreng. Tepo tahu paling terkenal di Magetan berada di jalan Pahlawan, persis berhadapan dengan Gedung Pegadaian Magetan.

Lempeng merupakan kerupuk khas Magetan yang berasal dari beras maupun ketan, beras atau ketan tersebut direbus kemudian dicampur bleng, semacam air laut yang berfungsi untuk mengenyalkan. Setelah itu ditiriskan, ditambahi bumbu puli, bawang dan garam, di tumbuk menjadi satu agar bisa menyatu. Saat kondisi panas adonan dibentuk, setelah dingin kemudian dipotong-potong, dikeringkan, dan barulah digoreng. Kerupuk ini mudah didapatkan di warung-warung atau toko-toko di Magetan, sentra kerupuk lempeng yang terkenal berada di jalan Sadewo, Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan.

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan yang namanya kue atau roti Bolu, kue ini ternyata memiliki sejarah yang tidak bisa dilepaskan dari kebudayaan Magetan. Bolu merupakan makanan khas Magetan yang dipercaya sudah ada sejak jaman nenek moyang mereka. Selain sebagai makanan atau kudapan sehari-hari, Bolu juga menjadi sajian yang selalu ada dalam upacara adat di Kabupaten ini. Yang menarik adalah saat diadakannya Lesung Syuro dan Bedug Muharam (Ledhug), upacara menyambut tanggal 1 Muharam dan 1 Syuro, saat prosesi berlangsung ribuan masyarakat yang berkumpul di alun-alun memperebutkan ribuan roti bolu.

Magetan mempunyai satu desa yang terkenal dengan wisata kuliner ayam panggangnya, ayam panggang gandu begitulah orang-orang menyebutnya. Sentra ayam panggang gandu ini berada di Desa Gandu, Kecamatan Karangrejo, sentra ini menyajikan ayam kampung panggang yang bisa dinikmati di warung-warung lesehan yang ada di desa itu. Gurihnya citarasa ayam di desa ini berbeda dengan ayam-ayam panggang lainnya yang ada di Jawa Timur, hal ini juga terlihat dari bumbu dan cara memanggangnya. Sentra ayam gandu ini selalu ramai pengunjung, karena lokasinya dilewati oleh jalan akses Madiun-Solo.

Kecamatan Sukomoro dan Kecamatan Bendo yang terletak disebelah timur Kabupaten Magetan merupakan sentra perkebunan Jeruk Pamelo yang terkenal. Jeruk Pamelo merupakan jeruk yang ukurannya besar, atau yang lebih dikenal dengan jeruk Bali oleh masyarakat umum. Penamaan pamelo sendiri diambil dari nama latinnya, dan hal ini disarankan oleh Departemen Pertanian, karena jeruk besar ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Bali. Jika Anda ingin menikmati manisnya jeruk ini langsung dari kebunnya, saat ini adalah waktu yang tepat, karena musim panen Pamelo ada di bulan April hingga Juni setiap tahunnya.