Awas! Tikus Hama Pembawa Patogen Berbahaya

0

Tikus merupakan hewan yang tidak asing lagi. Tikus merupakan hama yang keberadaannya di muka bumi ini jauh lebih tua daripada usia peradaban manusia. di Cina, tikus dianggap sebagai lambang kemakmuran karena ketrampilannya dalam membuat lubang dan kelincahannya dalam mencari makan disegala musim. Walaupun begitu, perlu diwaspadai bahwa tikus adalah hama yang membawa patogen (penyakit) berbahaya.
TikusPenyakit yang dibawa tikus antara lain pes, salmonellosis, leptospirosis/penyakit weil, penyakit lassa dan radent – borne haemorrhagic fevers, lymphocytic choriomeningitis/Madang meningen (selaput otak dan medulla spinalis), rabies, rat – bite fever, trikhinosis, hantavirus. Apabila terserang pada manusia dapat mengalami pembengkakan kelenjar limfa, sakit perut, gastroenteritis akut, diare, muntah, demam diikuti dehidrasi, pendarahan pada kulit dan membrana mucosa (leptospirosis), demam lassa oleh virus kelompok arenavirus, Madang meningen oleh virus (LCM virus), hantavirus yang menyerang paru-paru juga ginjal dan lain sebagainya.
Transmisi patogen dapat ditimbulkan melalui gigitan langsung tikus, dibawa oleh vektor (pinjal, caplak atau tungau) atau kontaminasi langsung melalui urin, feses dan jaringan tikus yang mengandung patogen.
Untuk menghindari itu semua, anda harus bisa menjaga sanitasi sehingga tidak sesuai bagi hidup dan perkembangbiakan tikus, menyimpan makanan dengan baik, memberi penghalang mekanis dan untuk metode yang lebih efisien dan efektif anda dapat bekerjasama dengan preusahaan pest control. Khusus untuk yang terakhir, pilihlah perusahaan pest control yang memiliki ijin dari Departemen atau Dinas Kesehatan.