Imlek & Tahun Kuda Kayu

0

aEnergi kayu akan mendorong pertumbuhan yang lambat, namun bisa menjadi solusi yang cukup praktis untuk setiap permasalahan yang muncul.
Bulan lalu kita baru saja memasuki tahun baru masehi 2014, yang dirayakan dan disambut meriah diseluruh belahan dunia. Pada bulan Februari ini, masyarakat etnis Tionghoa merayakan datangnya imlek atau tahun baru china 2565, yang jatuh pada tanggal 31 Januari 2014. Semarak perayaan Imlek tidak bisa dilepaskan dari budaya dan tradisi, orang atau masyarakat etnis Tionghoa setiap tahunnya. Perayaan Imlek sebenarnya tidak hanya dirayakan pada tanggal satu bulan pertama, dalam kalender China. Sebelum dan sesudah tahun baru itu datang, masyarakat Tionghoa juga melakukan berbagai tradisi untuk menyambut datangnya tahun baru ini, dengan penuh suka cita.
Seminggu sebelum Tahun Baru Imlek, tepatnya pada tengah malam menjelang tanggal 24 bulan 12 Imlek, rangkaian perayaan dimulai dengan sembahyangan Tahun Baru Imlek. Sehari sebelum perayaan tahun baru, tepatnya tanggal 30 bulan 12 Imlek, kembali diadakan upacara sembahyangan yang dikenal sebagai upacara Sembahyang Tutup Tahun. Malam tanggal 30 ini disebut sebagai malam perayaan tahun baru, perayaan biasanya dilakukan semalam suntuk bahkan sampai pagi. Saat malam pergantian tahun ini, ada tradisi menyalakan petasan dan kembang api, dimana suara keras yang ditimbulkan dipercaya dapat mengusir Nian, mahluk jahat dalam mitologi China.
Saat tanggal 1 bulan 1 Imlek tiba, umat Tionghoa melakukan sembahyang kepada para leluhur mereka. Setelah itu, dilanjutkan dengan tradisi melakukan ‘bai nian’, yaitu mengucapkan selamat tahun baru dan berbagi angpau. Di hari kelima, diadakan sembahyang lagi untuk menyambut turunnya Dewa Dapur dan Dewa Kekayaan, yang dipercaya saat itulah rejeki dan berkah dari Sang Kaisar Langit akan tercurah. Pada hari kesembilan dilaksanakan ‘Sembahyang Tebu’, dimana tebu melambangkan manis, simbol keberuntungan, kemakmuran, dan sebagainya. Kegiatan Cap Go Meh menutup semua rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, yang jatuh pada hari kelima belas.
Menurut penanggalan Tionghoa jika tahun lalu merupakan tahun ular air, maka tahun berikutnya adalah tahun kuda kayu, yang jatuh pada tahun ini. Banyak ahli fengshui mengatakan bahwa Kuda melambangkan sifat kerja keras, tahun kuda kayu ini merupakan simbol agar kita bekerja keras. Kuda Kayu melambangkan antusiasme, dimana dunia bisnis pada tahun ini akan lebih bergairah dibandingkan tahun sebelumnya, pasar lebih optimistis dan memiliki mood yang positif. Konsumen lebih yakin dan berani membelanjakan uangnya, sementara pelaku bisnis lebih berani berinvestasi, dengan demikian akan terjadi perputaran yang baik dan perkembangan usaha atau bisnis.
Banyak penghargaan akan diperoleh atas pendapat jujur dan tindakan disiplin. Orang akan jauh lebih pemaaf dan kooperatif, diiringi dengan perjalanan luar biasa bagi setiap orang yang bekerja keras dalam hidupnya. Secara umum, kerja team akan membawa hal-hal baik keluar dari dalam diri masing-masing anggota team, dan banyak orang akan senang dalam proses yang dijalaninya. Seperti banyak hal yang telah berjalan dalam hidup ini, beberapa hal akan berakhir dengan kesabaran dan tanggung jawab yang harus dijalani. Saat bertemu dengan tantangan hidup yang akan kita jalani, dibutuhkan keberanian, fleksibilitas serta solusi untuk menghadapi dan melewatinya.
Energi kayu akan mendorong pertumbuhan yang lambat, namun bisa menjadi solusi yang cukup praktis untuk setiap permasalahan yang muncul. Orang dipaksa untuk lebih disiplin apabila ingin meraih kesuksesan, kerja keras dan inovasi akan membawa kesuksesan tersendiri bagi orang yang melakukannya, jangan ragu meminta bantuan apabila mengalami kesulitan. Fokuslah pada merawat diri, karena tidak ada kesuksesan yang bisa diraih tanpa kondisi kesehatan yang prima. Tahun ini sebaiknya banyak menjaga rahasia dan sisi yang tak seharusnya orang lain tahu. Bagi yang tahun lalu banyak menderita luka batin, akan menemukan kebebasan dan penyembuhan di tahun ini.