Membuat Objek Berdimensi Dengan Printer 3D

0

a1Printer 3D adalah proses pembuatan benda padat tiga dimensi dari sebuah desain secara digital menjadi bentuk 3D, yang tidak hanya dapat dilihat tapi juga dipegang dan memiliki volume. Printer 3D dicapai dengan menggunakan proses aditif, dimana sebuah obyek dibuat dengan meletakkan lapisan yang berurut dari bahan.

Pencetakan 3D merupakan proses yang berbeda dari teknik mesin tradisional (proses subtraktif), yang sebagian besar bergantung pada penghapusan materi oleh pengeboran, pemotongan dan lain–lain. Berbeda pada teknologi konvensional, untuk membuat suatu obyek diperlukan proses yang rumit dan panjang, dengan membuat alat cetak terlebih dahulu (mold, die, cast). Hal tersebut tentu saja membutuhkan investasi cetakan yang kurang ekonomis jika hanya membuat satu buah obyek.

a2Tentu saja dengan adanya teknologi ini sebuah disain dapat langsung diwujudkan ke dalam bentuk aslinya dengan perantara komputer. Bila pada teknologi konvensional manufaktur harus harus melalui proses panjang dan rumit, dengan teknologi ini tidak lagi. Printer 3D memutus mata rantai cetakan yang cenderung lebih rumit. Sebuah benda dapat langsung dibuat satu persatu.