Cara Menyiasati Pembiayaan Website

0

indexBanyak orang batal membuat website karena terkendala biaya awal yang mahal. Atau terpaksa menurunkan standar kualitasnya demi menyesuaikan dengan budget. Apa saja yang mempengaruhi mahal murahnya suatu website, serta bagaimana menyiasatinya?

Biaya Pembuatan
Komponen terbesar adalah biaya pembuatan dibayarkan sekali di depan. Nilainya bervariasi dari ratusan ribu hingga ratusan juta. Ibarat mobil murah yang sedang booming di harga tidak sampai 100 juta. Namun yang sekelas Ferrari harga bermilyar-milyar pun ada juga.

Biaya Hosting
File-file website kita perlu diletakkan di server yang harus on 24 jam dengan kecepatan tinggi. Biaya sewa server ini lazim disebut biaya hosting. Biasa dibayarkan tahunan bersama-sama dengan domain. Kalau tadi ibarat mobilnya, ini ibarat bensinnya.

Biaya Domain
Domain adalah alamat untuk mengakses website kita, misalnya www.fiesto.com, yang dibayarkan tahunan. Nilainya di kisaran Rp 110.000 – Rp 150.000 per tahun. Ini ibarat STNK-nya lah.

Nah, jelas bahwa problem biasanya di biaya pembuatan. Jika budget anda tidak terlalu tinggi, yang ekstrem murah tentu menarik sekali. Namun seperti lazimnya hukum pasar, ada harga ada rupa. Murahnya harga kadang harus dibayar dengan minimnya kualitas, kurangnya support, dll.

Bagaimana menyiasatinya? Ya gampang aja… ibarat beli mobil juga… kredit! Pintar-pintarlah memilih penyedia jasa yang menyediakan alternatif pembayaran dengan sistem cicilan. Jadi website berkualitas bisa didapatkan tanpa membebani anggaran.

BIKIN WEBSITE DENGAN 300rb SAJA!
HUBUNGI FIESTO (031) 505-2747 SEKARANG JUGA!
*Harga per bulan dengan fasilitas cicilan 12x bunga 0% bagi pemegang kartu kredit BCA dan Mandiri