Kearifan Lokal Dalam Bermusik

0

aBermusik itu alangkah baiknya diawali oleh kearifan lokal terlebih dahulu, baru kita belajar musik luar, berbanggalah dengan musik budaya Indonesia, sebelum kamu membanggakan budaya orang lain.

Tidak banyak orang yang bisa memainkan alat musik, bagi mereka yang suka bermusik atau memainkan alat musik, hobi ini adalah sesuatu yang menyenangkan. Tamu kita kali ini adalah Achox F Rizaal, atau yang akrab disapa Achox, Dia adalah seorang musisi yang suka memainkan alat musik tradisional dan modern. Sejak duduk di bangku SMP Achox sudah suka bermusik, alat musik pertama yang Dia kuasai adalah drum. Ketika kuliah dirinya mulai berkomunitas, bersosialisasi dengan teman-temannya yang sefaham dan sejiwa dalam bermusik. Sejak saat itu mulai tertarik untuk memainkan berbagai alat musik, hingga akhirnya mengenal alat musik synthesizer, mulai tertarik dan memainkannya hingga saat ini.

Waktu itu Dia memiliki kecenderungan lebih suka mendengar suara-suara aneh dari sebuah alat musik, seperti suara piano yang diberi efek sehingga menghasilkan suara aneh, karena itu Achox memainkan synthesizer. Dia mengaku perjalanan bermusiknya terinspirasi oleh David Bowie, Prodigy, dan musisi-musisi lokal yang lebih banyak menjadi inspiratornya, salah satunya adalah Andi Ayunir. Menurut Achox musik adalah perasaan, jiwa, aliran darah, nafas, serta detak jantung yang dituangkan lewat media atau alat musik sehingga menghasilkan komposisi dalam sebuah karya. Seiring berjalannya waktu bukan hanya alat musik konvensional saja yang dia pelajari, Achox juga suka dan belajar untuk memainkan alat-alat musik tradisional.

Pada suatu waktu Dia duduk merenung dan mencoba mendengarkan suara-suara alam yang begitu enak terdengar di telinganya, kemudian Achox mulai akrab dengan suara gamelan dan alat musik tradisional lainnya. Dirinya pernah berkolaborasi dengan musisi perancis membuat karya bersama menggabungkan musik dangdut, gendang dan sulingnya dengan Elektro Music Perancis. Achox pun lebih luas lagi dalam berkomunitas, tidak hanya dalam komunitas musik. Dari hobinya ini Achox juga sering diundang tampil di berbagai acara, membuat ilustrasi serta scoring musik dalam film, dan sebagainya. 2 tahun berturut-turut mengisi ilustrasi dan scoring music Surabaya Membara, sebuah drama kolosal untuk memperingati Hari Pahlawan.

Sejak bertemu Taufik Monyong, salah satu seniman Surabaya, dia diajak bermain dan berkarya bersama. Achox juga aktif dalam Komunitas Budaya Surabaya (KBS), Komunitas Seniman & Musisi Independent Surabaya (Kismis), dan Komunitas Surabaya Membaca. Pria kelahiran Ambon 1976 ini berharap dirinya tetap mengeksplorasi jenis-jenis musik daerah, karena kearifan lokal itu harus diutamakan. Bangsa kita akan lebih berwibawa kalau tidak melupakan budayanya, karena bukan hanya sejarah yang membuat kita berwibawa. ‘Bermusik itu alangkah baiknya diawali oleh kearifan lokal terlebih dahulu, baru kita belajar musik luar, berbanggalah dengan musik budaya Indonesia, sebelum kamu membanggakan musik budaya orang lain’, tegas Achox.

Nama : Achox F Rizaal. ST
Hobi : Bermusik
Facebook : Achox Volta Synthesizer
Twitter : @Achox_VOLTA
Blog : sekitarworoengseni.blogspot.com
BB/HP : 7677F225 / 0878 555 92 666