Budget Travel Tips Save on Food (2)

0

a1Upayakan untuk selalu menemukan jenis makanan yang biasa disajikan oleh restoran dan populer dikonsumsi masyarakat setempat, karena dapat diperoleh dengan mudah dan murah.

Lanjutan tips Agung Basuki, pemilik TravelHemat.com dan TourLeaderGuide.com, memberikan strategi menghemat budget belanja makanan dan menikmati citarasa kuliner setempat :

Tips #3 Eat like locals

Di Jerman harga sebotol beer lokal lebih murah daripada sebotol air mineral, sementara harga sepanci besar Mosselen (sejenis kerang bercangkang hitam khas perairan Laut Utara) di Belgia, harganya jauh lebih murah daripada makanan sejenis di Shanghai. Demikian pula, makan pagi di Paris akan lebih daripada dua lembar roti panggang plus mentega dan telur mata sapi yang biasanya Anda konsumsi untuk makan pagi di rumah. Kesimpulannya, upayakan untuk selalu menemukan jenis makanan yang biasa disajikan oleh restoran dan populer dikonsumsi masyarakat setempat, yang dapat diperoleh dengan mudah dan murah daripada memilih jenis makanan kesukaan Anda yang tidak umum disajikan oleh resto setempat.

Makanan yang tampaknya sederhana di kota Anda bisa jadi merupakan produk ‘mewah’ di negara lain, seperti halnya harga semangkuk soto ayam di Jakarta yang mungkin hanya berkisar Rp 5-10 ribu rupiah, bisa dijual dengan harga 7-12 Euro di Belanda. Strategi simpel ini sangat membantu Anda untuk menekan pengeluaran dalam hal makanan. Lagipula mencicipi makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat lokal adalah salah satu cara terbaik untuk mempelajari tata cara dan budaya yang berbeda, salah satu dari sekian banyak alasan why people love traveling.

Tips #4 Shop @ Supermarket

Meski Anda tinggal di kota besar seperti Jakarta atau kota besar lainnya, tentu Anda tidak makan di restoran setiap hari.  Nah, saat melakukan perjalanan ke luar negeri, mengapa kebanyakan dari kita merubah kebiasaan tersebut, mungkin Anda beralasan, bahwa di tempat Anda bermalam saat traveling, tidak tersedia peralatan memasak yang memadai. Meski demikian, bukan berarti bahwa Anda harus menghabiskan banyak uang hanya untuk makan di restoran. Di hampir setiap kota di seluruh dunia, pasti terdapat supermarket yang menjual berbagai pilihan makanan (siap saji) dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan jika Anda makan di restoran.

Bisa juga Anda berbelanja berbagai produk makanan seperti roti, keju, sayuran segar, potongan daging asap, makanan dalam kaleng siap makan untuk membuat sandwich sesuai selera Anda sendiri, serta berbagai pilihan minuman dalam kaleng. Dalam satu kesempatan ke Bucharest, saya sempat terkejut ketika berbelanja di pasar tradisional setempat, saya hanya perlu mengeluarkan uang setara 1 US$ sekian puluh sen untuk sebungkus roti gandum, beberapa puluh gram daging asap, tiga buah pear segar dan dua kaleng minuman ringan produksi lokal. Bahan makanan tersebut bisa ’menghidupi’ saya selama seharian penuh. Hemat kan?

Tips #5: Away from the crowd

Di tempat-tempat pusat turisme, resto dan cafe yang ada di sana biasanya memasang harga selangit, padahal di tempat lain terdapat resto atau cafe yang menyajikan makanan dan minuman serupa, yang memasang harga hingga separoh lebih murah. Tanyakan kepada petugas di hotel tempat Anda menginap, atau kepada supir taksi setempat, di mana mereka biasa makan, bukan di mana tempat restoran terbaik di kota tersebut. Dengan demikian, Anda bakal menemukan alternatif resto atau cafe dengan harga lebih miring, yang bisa jadi memiliki kualitas tak kalah dengan resto atau cafe di daerah pusat turisme.