Pesona Kota Seribu Sungai

0
Jika Anda ingin melihat Bekantan atau Monyet Hidung Panjang yang menjadi ikon wahana hiburan di Jakarta, Anda bisa mendatangi Pulau Kaget.

Dalam episode leisure dalam negeri kali ini, Anda akan kami ajak menikmati pesona destinasi-destinasi wisata yang ada di kota Banjarmasin. Sebagai ibu kota Kalimantan Selatan, Banjarmasin memiliki posisi yang sangat strategis secara geografis sebagai pusat kegiatan dan pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan. Kota yang dijuluki ‘Kota Seribu Sungai’ ini adalah sebuah kota delta terdiri dari puluhan pulau-pulau kecil atau delta, merupakan bagian dari kota Banjarmasin yang dipisahkan oleh banyak sungai. Di kota ini, kami mengunjungi Pasar Terapung Muara Kuin, Museum Wasaka, Pulau Kaget, Jembatan Barito, dan Komplek Makam Pangeran Antasari.

Pasar Terapung Muara Kuin berada di muara Sungai Kuin salah satu anak Sungai Barito. Yang unik dari pasar ini, para pedagang dan pembeli bertransaksi di atas perahu. Pedagang menggelar barang dagangannya diatas perahu, begitu juga pembeli yang ingin berbelanja menggunakan perahu. Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi pasar unik ini, juga harus menggunakan perahu yang banyak disediakan oleh masyarakat sekitar. Pasar ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Kota Banjarmasin. Keberadaan pedagang di pasar ini semakin hari semakin berkurang, dan pasar ini kedepan juga terancam punah karena banyaknya pasar di darat.

Museum Wasaka merupakan museum perjuangan rakyat Kalimantan Selatan, lokasinya terletak di Kampung Kenanga Ulu, Kelurahan Sungai JingahKecamatan Banjarmasin UtaraKota Banjarmasin. Wasaka sendiri adalah singkatan dari Waja Sampai Ka Putting yang berarti perjuangan yang tiada henti hingga tetes darah penghabisan. Kalimat itu merupakan moto perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Terdapat ratusan benda-benda bersejarah yang dipamerkan di museum ini, berkaitan dengan sejarah perjuangan rakyat Kalimantan Selatan, yang juga menjadi saksi bisu saat melawan penjajah kolonial Belanda di masa-masa perjuangan.

Kalau Anda melihat uang kertas pecahan 2.000 Rupiah, disitu terdapat gambar Pangeran Antasari, salah satu Pahlawan Nasional. Pangeran Antasari adalah pahlawan yang berasal dari Kalimantan Selatan, Beliau meninggal di kampung Sampirang, Bayan Pegog, Hulu Teweh, pada tanggal 11 Oktober 1862 karena wabah cacar, saat akan melakukan serangan besar-besaran terhadap Belanda. Pada tanggal 11 November 1958 kemudian makamnya dipindah ke Komplek Makam Pangeran Antasari. Komplek pemakaman ini berada di Jalan Mesjid Jami, Kelurahan Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara, banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi makamnya.

Jembatan Barito merupakan jembatan terpanjang kedua di Indonesia, setelah Jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan pulau Madura. Jembatan ini memiliki panjang lebih dari 1 Kilometer, dan lokasinya berjarak kurang lebih 15 Kilometer dari kota Banjarmasin. Jembatan Barito melintang di atas Sungai Barito, merupakan jalan poros yang menghubungkan provinsi Kalimantan Tengah dengan provinsi Kalimantan Tengah. Penggunaan jembatan ini pertama kali diresmikan oleh Presiden Soeharto, pada tahun 1997. Banyak wisatawan yang berkunjung ke Banjarmasin menyempatkan untuk mengunjungi dan mendokumentasikan Jembatan Barito.

Jika Anda ingin melihat Bekantan atau Monyet Hidung Panjang yang menjadi ikon wahana hiburan di Jakarta, Anda bisa mendatangi Pulau Kaget. Pulau ini adalah sebuah delta yang terletak di tengah sungai Barito, termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Tabunganen, Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Jaraknya kurang lebih 15 menit dari kota Banjarmasin, dengan menggunakan Speed Boat. Pada tahun1975 Pulau Kaget dijadikan Cagar Alam oleh Kementerian Kehutanan. Bekantan merupakan daya tarik dari pulau ini, dimana merupakan jenis monyet yang hanya ada di Kalimantan. Selain Bekantan, di pulau ini juga terdapat aneka burung yang unik.