Nikmatnya Surga Pedasnya Neraka

0
‘Kerja keras dan restu orang tua adalah hal penting agar usaha yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar’ – Novaldy Pradika –

DSC_6813Bisnis kuliner memang tidak ada matinya, apalagi jika bisnis ini ditunjang dengan manajeman dan branding yang bagus, bisnis kuliner akan berkembang dengan cepat. Mie akhirat adalah salah satu bisnis yang perkembangannya cepat, ide dan konsep bisnis yang ditunjang dengan manajemennya yang bagus membuat Mie Akhirat dikenal dan disukai masyarakat. Sukses Mie Akhirat tidak lepas dari kepiawaian Novaldy Pradika, Manager Mie Akhirat, yang mengelola dan mencurahkan pemikiran serta kreativitasnya dalam membangun dan mengembangkan bisnis ini. Ide awal untuk menjual mie ini dipilih karena mie adalah sebagai makanan pokok kedua setelah nasi di Indonesia, makan mie juga telah menjadi tren saat ini, sehingga memiliki segmen pasar yang begitu luas.

 

Nama Akhirat untuk brand Mie Akhirat, dipilih untuk mengingatkan manusia tentang akhirat melalui media makanan. Produk unggulannya pun diberi nama Mie Surga dan Mie Neraka, dengan tingkatan pedas dalam level yang beragam. Tampilan mienya pun dibuat unik, mie surga berwarna putih, sedangkan mie neraka dikemas dengan tampilan warna hitam. Mahasiswa yang saat ini sedang menempuh kuliah S2 Akuntansi ini juga membuat tagline yang unik, ‘Nikmatnya Surga Pedasnya Neraka’. Pria yang hobi makan ini juga memperhatikan betul branding dari Mie Akhirat, selain website, penggunaan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, juga gencar dilakukan, sehingga brand Mie Akhirat tidak hanya dikenal oleh masyarakat Surabaya saja.

 

Produk Mie Akhirat saat ini bukan hanya sebatas mie saja, ada nasi goreng, aneka dimsum, bumbu masak, saus atau sambal botol dan sebagainya. Kerja keras adalah motto hidupnya, selain itu restu orang tua adalah hal yang penting agar usaha yang dilakukan berjalan lancar. Baginya, dalam berbisnis setiap pengusaha harus siap mental, kerja keras dan pertumbuhan bisnis akan sejalan, ancaman serta masalah akan muncul kapan saja, dan pebisnis atau pengusaha harus siap akan hal itu. Menurutnya, branding memang penting bagi perusahaan, tapi sebagus-bagusnya branding nanti akan kembali lagi pada produk yang akan kita jual, kualitas produk dan komponen-komponen lainnya itulah yang akan membentuk serta membangun sebuah brand.

 

Jika sebuah perusahaan tumbuh dan berkembang semakin besar, kita tidak akan bisa menghandle pekerjaan satu persatu, harus ada orang-orang tertentu dibidangnya untuk menghandle, dan masing-masing bagian haruslah ada pemimpinnya. Saat ini Aldy membawahi 60 orang karyawan yang ada di tempat produksi dan dua restonya. Aldy berharap Mie Akhirat kedepan bisa berkembang seperti brand-brand luar yang terkenal, sekelas McD atau KFC. Saat ini Aldy dalam tahap menguatkan pondasi usahanya. ‘Makanya kami tidak terlalu senang untuk tiba-tiba buka cabang yang banyak, tapi pondasinya harus dikuatkan terlebih dahulu, agar bisnis ini lebih kokoh dan tahan goncangan, oleh karena itu kami harus memiliki sistem yang baik’, tegas Aldy.