Menikmati Eksotisnya Kepulauan Derawan

0
Jika beruntung wisatawan juga akan bertemu dengan ikan Pari Manta disekitar pulau ini, dimana lebar tubuhnya mencapai lebih dari lima meter.

Derawan merupakan sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten BerauKalimantan Timur. Kepulauan ini memiliki destinasi-destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi dan di dokumentasikan. Selain memiliki pesona alam yang memukau, Kepulauan Derawan juga mempunyai beberapa spesies yang dilindungi seperti penyu hijaupenyu sisikpauslumba-lumbakimaketam kelapaduyungikan barakuda, ubur-ubur dan beberapa spesies lainnya yang dilindungi. Terdapat empat pulau utama yang biasa disinggahi para wisatawan, selain pulau-pulau kecil lainnya, yaitu Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, serta Pulau Maratua.

Penamaan pulau-pulau tersebut konon berasal dari sebuah keluarga, yang terdiri dari derawan (perawan), sangalaki (laki-laki), maratua (mertua) dan kakaban (kakak). Keempat pulau-pulau tersebut mempunyai karakteristik dan pesona yang berbeda. Pulau Derawan terletak di Kecamatan Derawan, pulau ini merupakan dataran pantai bertopografi datar. Derawan merupakan pulau dengan permukaan air laut berwarna gradasi biru dan hijau. Pasir pantainya putih dan lembut, dipenuhi barisan pohon-pohon kelapa yang memenuhi pesisir pantai. Di tengah pulau ini terdapat hutan kecil, dimana merupakan habitat dari berbagai jenis tumbuhan dan hewan yang dilindungi.

Di perairan sekitarnya terdapat taman laut yang terkenal sebagai tempat wisata selam (diving) yang asyik dengan kedalaman sekitar lima meter. Di tempat ini terdapat beraneka ragam biota laut seperti cumi-cumi, lobster, ikan pipa, gurita, kuda laut, belut pita, ikan scorpion, dan lain sebagainya. Pada kedalaman sepuluh meter terdapat karang yang dikenal sebagai Blue Trigger Wall, karena pada karang  tersebut banyak terdapat ikan trigger. Pulau derawan memiliki 28 titik menyelam yang telah teridentifikasi, tak salah memang jika pulau derawan ditempakan sebagai urutan ketiga teratas di dunia, sebagai tempat tujuan menyelam yang bertaraf internasional.

Sangalaki adalah sebuah pulau kecil dengan luas sekitar 15 hektar, pulau ini terletak di bagian semenanjung utara perairan Kabupaten Berau. Sangalaki tidak hanya memiliki pemandangan bawah laut yang indah, berbagai satwa liar seperti ketam kelapa, biawak, elang bondol, burung gosong Filipina, kuntul karang dan burung laut lainnya, memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Di pulau ini juga terdapat konservasi penyu hijau dan penyu sisik yang merupakan spesies langka di dunia dan hampir punah. Jika beruntung wisatawan juga akan bertemu dengan ikan Pari Manta disekitar pulau ini, dimana lebar tubuhnya mencapai lebih dari lima meter.

Pulau Kakaban memiliki bentuk yang menyerupai angka 9, merupakan gugusan atol di atas permukaan laut yang terbentuk jutaan tahun lalu hingga membentuk danau air payau atau laguna, yang dinamakan Danau Kakaban. Keberadaan Danau Kakaban adalah salah satu alasan utama wisatawan berkunjung  ke pulau yang tak berpenghuni ini. Danau air payau tersebut memiliki ekositem yang unik, menjadi rumah bagi hewan dan tumbuhan endemik yang hidup di dalamnya. Yang menarik, Danau Kakaban menjadi rumah bagi jutaan ubur-ubur yang tidak menyengat, ada 2 danau air payau jenis ini di dunia, yaitu Derawan dan Jellyfish di daerah Palau, Micronesia.

Berbeda dengan Pulau Kakaban yang tak berpenghuni, Pulau Maratua dihuni oleh ribuan penduduk yang merupakan suku Bajo. Pulau yang menyerupai benuk huruf U ini terdiri dari beberapa pulau kecil dan satu pulau utama dengan nama Maratua. Pulau-pulau kecil lainnya tersebar di dalam teluknya. Pantai Maratua merupakan salah satu lokasi bertelur penyu hijau yang paling besar di Indonesia, taman bawah lautnya juga menghadirkan pesona luar biasa. Terdapat 21 titik penyelaman di sekitar pulau maratua, dengan segala keunikan dan keindahannya tidaklah mengherankan apabila Pulau Maratua disebut sebagai Paradise Island.