Komunitas NOL Sampah

0
Rangkul Perusahaan Besar untuk Hemat Sampah Plastik

 

Masih ingat dengan tragedi Bandung Lautan Sampah yang terjadi pada 21 Februari 2005?

Ketika itu, tumpukan sampah setinggi 20 meter di TPA Leuwigajah Bandung mengalami longsor dan menimbun 137 rumah dan 143 orang tewas terkubur sampah. Tragedi inilah yang menjadikan  21 Februari ditetapkan sebagai hari Sampah Nasional dan menjadi momentum untuk mengubah paradigma pengolahan sampah.

”Selama ini pengolahan sampah hanya difokuskan pada bagaimana cara mengubah sampah menjadi barang yang bisa berguna. Padalah yang paling penting adalah bagaimana mengurangi sampah,” tegas Hermawan Some, Koordinator Komunitas NOL Sampah kepada Iklan Pos, Jumat (18/6).

Salah satu jenis sampah yang menjadi sorotan adalah sampah plastik. Selain susah terurai, sampah plastik juga kerap menyumbat saluran air. Itu sebabnya, komunitas ini selalu mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk mengurangi pemakaian sampah.

Berbagai upaya dilakukan, salah satunya Program Diet Sampah. Caranya adalah dengan mengajak masyarakat membawa kantong belanja sendiri, sehingga mengurangi pemakaian sampah plastik. Upaya ini membuahkan hasil. Buktinya, beberapa perusahaan besar seperti PT. Coca Cola, PT. Campina dan PT. Terminal Peti Kemas Surabaya memberi dukungan penuh dalam setiap kampanye mereka.

Tidak hanya perusahaan besar, banyak juga pelaku UKM yang tergugah dan terinspirasi untuk memproduksi kantong belanja ramah lingkungan. Kondisi ini membuat Komunitas NOL Sampah makin optimis dalam mengembangkan program-program mereka. Apalagi banyak pemerhati lingkungan yang mendukung, bahkan dari Pemkot Surabaya. (noe)